spot_img
BerandaNewsPerluas Jaringan, Tri Gandeng Nokia

Perluas Jaringan, Tri Gandeng Nokia

-

btsJakarta, Selular.ID – Hutchison 3 Indonesia (H3I) pengelola operator GSM Tri telah menandatangani perjanjian dengan Nokia dalam rangka memperluas jaringan inti H3I untuk memenuhi permintaan layanan data mobile yang meningkat di pasar Indonesia.

Dengan ekonomi yang tumbuh dan konektivitas yang lebih terjangkau, Indonesia –negara dengan populasi terpadat keempat di dunia – tengah mengalami perkembangan pesat dalam pengadopsian smartphone dan layanan data 3G. Akibatnya, Tri melihat peningkatan lalu lintas data sebesar dua kali lipat setiap sekitar sembilan bulan.

Nokia akan mendukung Tri dengan paket teknologi inti di beberapa kota penting di Indonesia, seperti Surabaya, Semarang, Solo dan Yogyakarta, yang dianggap sebagai kota-kota dengan penduduk yang paling padat di Indonesia.

Nokia menyebut bahwa teknologinya akan membantu Tri memanfaatkan sumber daya jaringan dengan lebih baik dan memberikan pengalaman layanan yang berbeda, seraya meletakkan pondasi untuk evolusi jaringan sehingga memungkinkan untuk memenuhi permintaan layanan data pelanggan di masa depan.

“Kami sangat senang dapat memiliki layanan dan keahlian teknologi Nokia di sisi kami karena kami sedang mengembangkan jaringan inti untuk memenuhi kebutuhan kecepatan dan kualitas dari meningkatnya jumlah konsumen dan pengguna bisnis yang terhubungkan di Indonesia,” kata Randeep Singh Sekhon, President Director, H3I.

Sementara di sisi lain, Nokia yang juga diwakili oleh President Director-nya, Robert Cattanach, mengatakan menyatakan penggelaran teknologi inti mobile-nya di wilayah yang sangat penting ini akan memberikan Hutchison 3 Indonesia fleksibilitas jaringan yang dibutuhkan untuk memenuhi trafik yang semakin beragam saat ini dan di masa depan karena permintaan pelanggan berkembang.

Sebagai informasi tambahan, penggunaan mobile broadband di Indonesia terus mendominasi konektivitas internet tetap, dengan pertumbuhan yang kuat selama beberapa tahun terakhir. Pada awal 2016, jumlah pelanggan mobile melebihi 320 juta. Penetrasi broadband tetap berada di bawah 2%, dengan penetrasi rumah broadband sebesar 5%.

Artikel Terbaru