Beranda Headline Kelompok Hacker Lazarus Jadikan Indonesia Target Serangan

Kelompok Hacker Lazarus Jadikan Indonesia Target Serangan

-

Lazarus

Jakarta, Selular.ID – Nama kelompok Lazarus di dunia maya menjadi momok menakutkan. Para penjahat siber ini diyakini menjadi dalang di balik serangan terhadap Sony Pictures Entertainment pada tahun 2014, serta operasi DarkSeoul yang menargetkan media dan lembaga keuangan di tahun 2013.

Kelompok hacker Lazarus sampai saat ini masih aktif dan diyakini memulai aksinya bahkan beberapa tahun sebelum terjadinya insiden SPE.

Analisis tanggal kompilasi dari sampel menunjukkan bahwa sampel paling awal kemungkinan ditemukan sejak tahun 2009, lima tahun sebelum serangan terkenal terhadap Sony Pictures. Jumlah sampel baru bahkan tumbuh secara signifikan sejak 2010. Ini mencirikan kelompok Lazarus sebagai kelompok hacker yang stabil dan telah lama beraksi. Berdasarkan ekstraksi metadata dari sampel yang diselidiki, sebagian besar program berbahaya yang digunakan oleh kelompok Lazarus tampaknya telah dikumpulkan selama jam kerja zona waktu GMT+ 8 – GMT+ 9.

Negara-negara yang menjadi target serangan malware ini antara lain Meksiko, Brazil, Amerika, China, Taiwan, Korea, Vietnam, Malaysia, dan tak ketinggalan Indonesia.

Jaime Blasco, chief scientist, AlienVault, menuturkan bahwa para pelaku kejahatan ini memiliki keterampilan dan tekad yang diperlukan untuk melakukan aksi spionase siber dengan tujuan mencuri data atau menyebabkan kerusakan. “Ketika hal tersebut digabungkan dengan penggunaan teknik disinformasi dan penipuan, mereka berhasil melakukan beberapa aksi kejahatan siber dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Melalui Operasi Blockbuster, Novetta, Kaspersky Lab dan mitra lainnya terus berupaya untuk membangun sebuah metodologi yang mampu menghentikan aksi global dari kelompok hacker serta mencoba meminimalkan serangan sehingga tidak membuat kerusakan yang lebih besar.

Kemampuan untuk merusak ribuan komputer hanya dengan menekan sebuah tombol menjadi imbalan yang setimpal bagi tim Computer Network Exploitation yang memang bertugas untuk memberikan informasi menyesatkan (disinformasi) dan melakukan perusakan terhadap perusahaan yang menjadi sasaran.

Artikel Terbaru