Beranda News Prediksi Kaspersky Soal Ancaman Kejahatan Cyber 2016 di Asia Pasifik

Prediksi Kaspersky Soal Ancaman Kejahatan Cyber 2016 di Asia Pasifik

Reportase Jurnalis Selular.ID Langsung dari Malaysia

-

image

Malaysia, Selular.ID – Ancaman keamanan cyber diramalkan akan memasuki masa kematangannya di Asia Pasifik tahun depan. Hal itu menurut Kaspersky terjadi lantaran hacker yang ada di balik ancaman tadi sudah lebih berpengalaman. Sinyalemen ini diungkap Kaspersky pada ajang Cyber Security Summit 2015 yang digelar perusahaan di Port Dickson, Malaysia.

Secara umum, Kaspersky menyatakan bahwa pihaknya telah mengamati adanya peningkatan jumlah dan kecanggihan ancanan cyber di seluruh dunia. Perusahaan pembesut antivirus asal Rusia ini itu juga menyampaikan terkait adanya peningkatan jumlah ancaman yang menargetkan kawasan Asia Pasifik.

Ada dua ancaman menonjol sebagai bukti dari meningkatnya kecanggihan cyber. Naikon, misalnya, salah satu varian dari advanced persisten threat (APT) ini disebut akan menargetkan ancamannya ke beberapa lembaga penerintah di kawasan ASEAN. Malware ini bahkan disinyalir telah terdeteksi di berbagai negara di Asia Tenggara.

Selain Naikon, ancaman dari APT Dark Hotel juga disebut akan terlihat kiprahnya. Malware sudah eksis selama tujuh tahun di sejumlah hotel di Asia. Orang-orang yang terlibat dalam operasi ini secara perlahan menciptakan toolkit komprehensif yang terdiri dari berbagai metode yang digunakan untuk masuk ke komputer korban.

Kecuali dua malware tadi, meningkatnya ancaman keamanan cyber di wilayah Asia Pasifik juga akan datang dari sindikat kriminal yang memperluas operasi mereka. Ancaman ini terutama akan menyangkut sektor perbankan dan keuangan yang dilakukan oleh Carbanak.

Di samping ancaman kejahatan, Kaspersky memprediksi bahwasanya akan banyak terdapat cyber sabotage di wilayah Asia Pasifik. Walaupun, perhatian cyber sabotage lebih cenderung ke Korea Selatan, di mana terlihat adanya beberapa serangan dari pihakbtak dikenal, namun bukan suatu yang mustahil jika hal ini juga bisa menjalar ke negara-negara lainnya.

Dengan berbagai prediksi di atas, sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan, Kaspersky bakal lebih sibuk di tahun 2016. Terlebih, seperti dikatakan Sergey Lozhkin, seorang peneliti senior Kaspersky, bahwa perusahaan keamanan akan menjadi target serangan hacker.

Artikel Terbaru