Fokus News

Laju Pertumbuhan 4G Terhalang TKDN

Layanan 4G Telkomsel

Layanan 4G Telkomsel

Jakarta, Selular.ID – Adopsi 4G LTE diakui sejumlah operator Tanah Air lebih cepat dibandingkan era 3G pada 2009 silam. Belum ada satu tahun beroperasi, pengguna layanan 4G di tiga operator terbesar masing-masing menyentuh angka 1 juta pelanggan. Padahal, layanan baru beroperasi di area-area terbatas. Hal ini menandakan pelanggan selular haus akan akses data cepat.

Hanya saja, operator meyakini adopsi tersebut bisa lebih kencang lagi, jika pemerintah tidak memberlakukan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Seperti yang diungkapkan Lindayanti Harjono, VP LTE Commercial Telkomsel, kepada Selular.ID (21/9/2015).

Diberlakukannya aturan TKDN, disebut Linda, sedikit menghambat laju penetrasi 4G. Seperti diketahui, keharusan konten lokal sebanyak 30 persen di ponsel 4G membuat vendor memutar otak untuk memenuhi persyaratan. Di sinilah yang dianggap Linda mengganjal.

Baca juga :  Aksi Pertarungan Suicide Squad VS Justice League di Game Terbaru DC

Menurutnya, jika handset 4G tersedia dengan range harga luas, adopsi 4G bisa lebih mulus. Mayoritas handset 4G yang ada di pasaran saat ini masih tergolong mahal, sekitar Rp5 jutaan. Itu tentu menjadi salah satu faktor yang meredupkan niat pelanggan yang ingin mencoba 4G. Sementara vendor ponsel yang ingin memproduksi, malah dibatasi dengan peraturan TKDN, yang mempersulit ruang gerak mereka untuk eksekusi. “Kalau handset 4G lebih terjangkau, pasti lebih banyak pelanggan yang beralih ke 4G,” pungkasnya.

About the author

Khoirunnisa

Leave a Comment