News

Organda DKI: Taksi Uber Illegal

uber-taxi-okeJakarta, Selular.ID – Organda DKI kembali menyampaikan kritiknya atas layanan taksi Uber. Menurut Organda DKI, seperti diutarakan Ketuanya, Shafruhan Sinungan, lantaran tidak diakui oleh undang-undang keberadaan taksi Uber dinilai illegal.

Tak cukup sampai di situ, bahkan, taksi Uber yang menetapkan tarif secara sepihak dinilai Organda DKI telah melanggar peraturan yang dikeluarkan pemerintah. “Uber menetapkan tarif sendiri sama saja tidak menghargai kewibawaan pemerintahan,” tegas Shafruhan, kepada awak media pada Kamis (02/07).

Dengan beroperasinya taksi Uber yang dinilai illegal karena belum terdaftar, Organda DKI pun khawatir jika hal itu bisa saja berimbas pada terjadinya benturan antara pengemudi taksi resmi dan Uber. “Uber secara resmi belum terdaftar. Kalau seperti ini terus apa enggak tabok-tabokkan nanti para sopirnya,” kata Shafruhan.

Baca juga :  Kembangkan Teknologi AI yang Inovatif, Honor Bermitra dengan Microsoft

Kekhawatiran Organda DKI seperti dikatakan Shafruhan mungkin cukup beralasan. Sebagaimana diketahui belum lama ini taksi Uber diprotes pengemudi taksi resmi di Prancis. Buntut dari protes tersebut terjadilah bentrok antara para pengemudi taksi dengan polisi anti huru hara di beberapa kota di sana. Para sopir taksi di sana memprotes atas beroperasinya taksi Uber yang telah dinyatakan illegal oleh Pengadilan Prancis.

Taksi Uber menurut sopir taksi di Prancis dianggap telah mengambil keuntungan secara tidak fair. Selain dinilai tidak tunduk pada regulasi yang sama, pengemudi taksi uber juga dianggap tidak perlu membeli lisensi taksi yang mahal. (Ind)

About the author

selular

Leave a Comment