Monday, August 19, 2019
Home News Telco Cuma Punya 10Mhz, Mampukah Tri Bersaing di 4G LTE

Cuma Punya 10Mhz, Mampukah Tri Bersaing di 4G LTE

-

IMG_20150411_034855
Chandra Aden, Direktur Intercarrier and Government Relation Tri

Jakarta, Selular.ID – Saat penataan frekuensi 1800Mhz selesai, seluruh operator yang memiliki lisensi di spektrum tersebut diyakini bakal berlomba-lomba menggelar layanan 4G LTE-nya mengingat frekuensi tersebut dinilai paling ideal dan masing-masing operator mempunyai lebar pita yang memadai.

Idealnya spektrum 1800Mhz yang akan digunakan untuk menghadirkan layanan internet cepat ini antara lain disebabkan kepemilikan frekuensi oleh operator cukup besar. Di frekuensi ini Telkomsel dan XL Axiata masing-masing mempunyai lebar pita 22,5Mhz, Indosat 20Mhz dan Hutchinson Tri 10 Mhz.

Untuk menghadirkan 4G LTE yang optimal, operator selular harus mengalokasikan lebar pita minimal 10 Mhz agar kecepatan yang dihasilkan mampu mencapai angka di atas 100Mbps. Inilah mengapa operator sangat menantikan frekuensi 1800 dapat segera dimanfaatkan untuk 4G LTE.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana dengan operator Tri yang hanya memiliki lebar pita 10Mhz? Tentu lebar pita tersebut tidak dapat digunakan semuanya untuk menghadirkan layanan LTE karena masih ada pelanggan 2G di dalamnya. Sementara itu jika hanya memanfaatkan 5Mhz saja tentu kecepatannya tidak akan maksimal.

Ketika ditanya apakah Tri dapat memberikan layanan 4G LTE yang maksimal, Chandra Aden, Direktur Intercarrier and Government Relation Tri menyampaikan bahwa teknologi yang ada sekarang memang seperti itu tapi dalam beberapa waktu ke depan diharapkan ada kemajuan.

Chandra juga mengaku pada tahun 2013 Tri sudah melakukan uji coba 4G LTE. “Kami sudah lakukan ujicoba 4G tahun 2013 lalu di Yogyakarta dan Bali,” jelasnya. Namun sayang Chandra tidak dapat menyebutkan berapa kecepatan yang dihasilkan saat itu.

Lebih lanjut Chandra juga tidak dapat memastikan apakah selesai penataan frekuensi ini Tri akan segera menghadirkan layanan 4G LTE menyusul tiga operator yang sudah terlebih dahulu menghadirkan layanan internet kencang ini. “Kami akan tunggu ekosistem 4G terlebih dahulu,” kilahnya.

Kecilnya kapasitas lebar pita yang dimiliki operator paling bungsu inilah yang akhirnya membuat Tri sangat agresif mengincar sisa pita yang tersedia pada frekuensi 2100Mhz sebesar 10Mhz yang akan dilelang oleh Kominfo tahun 2016 nanti.

Latest