27 January 2014 11:00
Setelah Apple berinvestasi ke pabrik batu permata jenis safir tahun lalu, kini muncul pengajuan paten baru yang menunjukkan kalau produsen iPhone tersebut sedang merencana sesuatu dengan safir. Pada November silam, Apple dan GT Advanced Technology menandatangani kesepakatan lima tahun yang bernilai US$578 juta untuk pengolahan batu safir. Dilansir SELULAR Online dari Apple Insider (23/1) menyebutkan paten yang diterbitkan akhir pekan lalu itu berisi rincian metode yang mungkin akan dimanfaatkan.
Paten dimulai dengan penjelasan kesulitan dalam membubuhkan batu safir ke material lain. “Safir mungkin secara mekanis sangat sulit untuk dipasangkan dengan bahan lain. Mengolah safir cukup sulit karena struktur kristalnya, kekerasan, dan kekuatannya. Batu safir mungkin memiliki kekakuan tingkat tinggi dibandingkan batu lain, serta tingkat ekspansi termal yang relatif rendah. Sehingga, teknik merekat konvensional mungkin tidak akan efektif atau tidak bertahan lama. Artinya, teknik perekatan akan menyebabkan kegagalan penyatuan.”
Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu metode Apple mengambarkan dengan menciptakan aperture dalam substrat safir, mengisi aperture dengan bahan pendukung (sesuatu dengan titik leleh yang lebih rendah, seperti logam atau plastik), dan menggabungkannya dengan bagian lain menggunakan bahan tambahan. Pada gambar di bawah ini, Apple menunjukkan teknik tersebut dapat digunakan untuk membuat “lembar safir dengan lapisan laminasi kaca, plastik, atau bahan lain yang cocok.”
Saat ini, Apple sudah menggunakan batu safir untuk melindungi sensor kamera pada perangkat mobile-nya, serta untuk tombol Home bertenaga Touch ID pada iPhone 5s. Nah, teknik yang dijelaskan dalam paten kali ini menunjukkan bagaimana Apple bisa menggunakan selembar penuh batu safir di bagian depan dan belakang iPhone, layaknya Corning Gorilla Glass.
Direktur Pusat Teknologi Keramik di Sekolah Teknik Kazuo Inamori di Universitas Alfred, Matthew Hall, mengatakan dalam sebuah wawancara, “Kaca kimia yang kuat memang baik, tapi safir lebih baik dalam hal kekerasan, kekuatan, dan ketangguhan.”
Namun Corning memiliki banyak informasi (dan video) untuk menyampaikan kebalikannya. Dan lagi, ini baru sekadar paten. Bukan indikasi apakah Apple benar-benar berrencana untuk berganti haluan ke batu safir. Satu hal yang terlihat jelas, pengajuan paten ini mengisyaratkan kalau Apple akan lebih banyak menggunakan batu safir di setiap tombol Home-nya. (Nis)

 

Sumber : http://appleinsider.com (23/1/2014)