Selular.ID – Mac mini menjadi incaran konsumen di pasar Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan perangkat komputasi untuk produktivitas hingga pengembangan kecerdasan buatan atau AI.
Permintaan tinggi membuat harga Mac Mini ikut mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Melansir dari laman iBox, pada Jumat (15/5/2026) harga Mac Mini M4 Pro dibanderol Rp23.499.000 untuk ukuran memori 24 GB.
Sedangkan untuk Mac Mini M4 dibanderol Rp12.749.000 untuk ukuran memori 16 GB. Akan tetapi, dua perangkat ini sedang kehabisan stok.
Spesifikasi Mac Mini
Model yang paling banyak dicari adalah Mac Mini dengan chip Apple M4 karena menawarkan performa tinggi dalam bodi ringkas.
Berdasarkan spesifikasi resmi Apple, perangkat ini menggunakan CPU 10-core, GPU 10-core, dan Neural Engine 16-core untuk mendukung pemrosesan AI serta multitasking berat.
Mac Mini M4 juga dibekali memori terintegrasi mulai 16 GB dengan opsi penyimpanan SSD 256 GB hingga 2 TB.
Baca juga:
- MediaTek Dimensity 9600 Diklaim Tembus Performa Chipset Apple
- Apple Berencana Hapus MacBook Neo, Padahal Baru Saja Rilis
Untuk konektivitas, perangkat ini memiliki tiga port Thunderbolt 4, HDMI, Ethernet, USB-C, serta dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.
Apple turut menyematkan dukungan hingga tiga monitor sekaligus, termasuk output layar hingga resolusi 8K melalui HDMI atau Thunderbolt.
Hal tersebut membuat Mac Mini banyak diminati kreator konten, editor video, hingga developer aplikasi.
Berdasarkan laporan Bloomberg, Apple resmi menaikkan harga awal Mac Mini menjadi US$799 atau sekitar Rp13,8 juta dari sebelumnya US$599 setelah menghentikan konfigurasi entry-level 256GB.
Kenaikan tersebut terjadi setelah stok Mac Mini versi termurah habis di banyak toko akibat lonjakan permintaan dan keterbatasan pasokan chip.
Permintaan Meningkat
CEO Apple Tim Cook mengatakan konfigurasi lain masih membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk tiba dari toko online Apple dan persediaannya terbatas di toko ritel perusahaan.
Cook menyebut, bahwa kekurangan pasokan tersebut sebagian disebabkan oleh SoC atau System on a Chip, prosesor yang berfungsi sebagai otak dari Mac mini.
Dirinya menambahkan bahwa MacBook Neo, yang juga dibanderol mulai dari US$599, mengalami permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Cook mengatakan bahwa “kemungkinan butuh beberapa bulan untuk mencapai keseimbangan pasokan-permintaan” untuk Mac mini dan Mac Studio.
MacRumors adalah yang pertama kali mencatat bahwa Mac mini versi entry-level telah dihentikan produksinya.
Kedua perangkat tersebut dapat dikonfigurasi dengan memori yang cukup untuk menjalankan model bahasa besar secara lokal, dengan ketergantungan yang lebih sedikit pada cloud.
Apple berencana memulai produksi beberapa model Mac mini di Houston pada akhir tahun ini sebagai bagian dari pergeseran dari Asia.




