Indosat Dukung Tema IdeaFest 2026 ReHumanize di Era AI

BACA JUGA

Selular.ID – IdeaFest 2026 resmi diumumkan dengan mengusung tema “ReHumanize”, sebuah pendekatan yang menempatkan manusia sebagai pusat inovasi di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Festival kreatif tahunan ini akan digelar pada 4-6 September 2026 di Jakarta Convention Center dan menghadirkan kolaborasi lintas industri mulai dari teknologi, film, musik, fashion, hingga budaya populer.

Memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya, IdeaFest 2026 kembali menjadi ruang pertemuan bagi kreator, entrepreneur, inovator, hingga pemimpin industri untuk membahas arah perkembangan industri kreatif dan teknologi di Indonesia.

Tahun ini, penyelenggara menyoroti pentingnya empati, kreativitas, intuisi, dan koneksi manusia di tengah adopsi AI yang semakin luas dalam kehidupan sehari-hari.

Co-chair IdeaFest, Desy Bachir, mengatakan tema “ReHumanize” lahir sebagai respons terhadap percepatan teknologi yang mulai mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menciptakan karya.

“Melalui IdeaFest, kami ingin menghadirkan ruang diskusi lintas industri yang memastikan inovasi tetap human-centered, sekaligus membuka percakapan mengenai dampak teknologi terhadap manusia secara sosial, budaya, dan emosional,” ujar Desy Bachir dalam keterangannya, Selasa (13/5/2026).

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Co-chair IdeaFest, Desy Bachir
Co-chair IdeaFest, Desy Bachir

Tema tersebut juga relevan dengan tren pemanfaatan AI di Indonesia yang terus meningkat.

Berdasarkan studi PwC Indonesia yang dipaparkan dalam pengumuman acara, sekitar 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam aktivitas profesional mereka selama satu tahun terakhir.

Dari jumlah tersebut, 16 persen disebut menggunakan AI setiap hari.

Peningkatan penggunaan AI dinilai menghadirkan tantangan baru bagi industri kreatif dan bisnis digital.

Di satu sisi, teknologi mampu mempercepat proses kerja dan meningkatkan efisiensi, namun di sisi lain muncul kebutuhan untuk memastikan inovasi tetap relevan dengan kebutuhan manusia dan konteks sosial budaya.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap perkembangan ekosistem AI dan kreativitas digital, Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH turut mendukung penyelenggaraan IdeaFest 2026.

Perusahaan telekomunikasi tersebut menilai AI seharusnya menjadi alat untuk memperluas potensi manusia, bukan menggantikan peran manusia dalam proses kreatif dan pengambilan keputusan.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, mengatakan kreativitas dan koneksi antarmanusia justru menjadi semakin penting di tengah perkembangan AI yang semakin cepat.

“AI seharusnya memperluas potensi manusia, bukan mengambil alih perannya. Karena itu, kami melihat IdeaFest sebagai ruang yang relevan untuk mempertemukan kreativitas, teknologi, dan kolaborasi lintas industri,” kata Ovidia.

[Ki-Ka] Desy Bachir, Ovidia Nomia, Stephanie Regina, Ian Eryanto Wongso, Patrick Effendy
[Ki-Ka] Desy Bachir, Ovidia Nomia, Stephanie Regina, Ian Eryanto Wongso, Patrick Effendy
IdeaFest 2026 juga akan menghadirkan sejumlah program baru untuk memperluas keterlibatan komunitas kreatif dan pelaku usaha lokal.

Salah satu program terbaru adalah JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL yang digelar bersama platform komunitas JKT GO.

Program tersebut akan menghadirkan lebih dari 200 brand lokal melalui konsep bazar kurasi yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha kreatif di Indonesia.

Co-Founder JKT GO, Ian Eryanto Wongso, mengatakan pengalaman yang relevan secara budaya dan emosional menjadi faktor penting untuk membangun koneksi autentik di era digital.

[Ki-Ka] Desy Bachir, Ovidia Nomia, Stephanie Regina, Ian Eryanto Wongso, Patrick Effendy (2)
[Ki-Ka] Desy Bachir, Ovidia Nomia, Stephanie Regina, Ian Eryanto Wongso, Patrick Effendy
Selain menghadirkan brand lokal, IdeaFest juga kembali menghadirkan pembicara dari berbagai sektor seperti teknologi, musik, film, olahraga, komedi, hingga bisnis kreatif.

Salah satu pembicara yang diumumkan adalah Founder of Creative Prompt, Patrick Effendy.

Menurut Patrick, tantangan terbesar saat ini bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi dapat menciptakan nilai nyata bagi manusia.

“Inovasi harus dimulai dari masalah manusia, bukan teknologi itu sendiri, karena kreativitas, intuisi, dan pengambilan keputusan tetap menjadi keunggulan yang tidak tergantikan,” ujarnya.

IdeaFest 2026 ReHumanize Merayakan Ide, Kreativitas, dan Koneksi Manusia di Era Perkembangan AI
IdeaFest 2026 ReHumanize Merayakan Ide, Kreativitas, dan Koneksi Manusia di Era Perkembangan AI

Dari sisi brand experience dan pemasaran komunitas, Founder dan CEO Haloka Group sekaligus Braintrust IdeaFest 2026, Stephanie Regina, menilai masyarakat kini semakin mencari koneksi yang lebih meaningful atau bermakna dalam berbagai pengalaman digital dan komunitas.

Selain Jakarta, penyelenggara juga menyebut IdeaFest akan memperluas jangkauan program ke sejumlah kota lain seperti Surabaya untuk memperkuat kolaborasi lintas komunitas kreatif di Indonesia.

IdeaFest 2026 turut didukung sejumlah perusahaan nasional seperti Pertamina dan Indomie melalui berbagai kolaborasi sponsorship.

Tiket acara mulai dijual melalui platform Loket.com dengan harga mulai Rp350.000.

Baca Juga: Pamerkan Layanan Masa Depan, Telkomsel Gelar IdeaFest x The NextDev

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU