Selular.ID -

Haier Kini Punya Brand Store Pertama di Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – Haier resmi membuka brand store pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Atria Mall of Indonesia pada 23 April 2026.

Ekspansi ini menjadi langkah strategis Haier untuk memperkuat kehadiran di pasar domestik dengan menghadirkan langsung lini produk premium dan solusi rumah pintar (smart home) kepada konsumen Indonesia.

Pembukaan toko ini menandai pendekatan baru Haier dalam memperluas interaksi dengan pelanggan, dari sebelumnya mengandalkan distribusi ritel menjadi pengalaman langsung berbasis ekosistem produk.

Hingga 2025, Haier tercatat sebagai merek peralatan rumah tangga global nomor satu selama 17 tahun berturut-turut berdasarkan lembaga riset pasar Euromonitor International.

Peresmian dilakukan oleh Song Yujun selaku Vice President of Haier Smart Home & Overseas Managing Director, didampingi jajaran eksekutif global dan regional.

Dari Indonesia, Presiden Direktur Yan Xu Hong menyampaikan bahwa kehadiran toko ini bertujuan mendekatkan inovasi global kepada konsumen lokal sekaligus menghadirkan pengalaman smart living yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Dalam konsep toko yang diusung, Haier menampilkan berbagai kategori produk mulai dari kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, televisi, hingga solusi cold chain freezer.

Seluruh perangkat dirancang sebagai bagian dari ekosistem rumah pintar, di mana antar perangkat dapat terhubung dan bekerja secara terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.

 

Produk unggulan yang diperkenalkan dalam momentum ini adalah kulkas Haier Space Fit seri HRF-CMD589RSG(WT)U1 dan HRF-CTD579RSG(WT)U1.

Keduanya mengusung desain 0cm seamless fit, memungkinkan perangkat menyatu dengan kabinet dapur tanpa celah.

Teknologi ini dipadukan dengan sistem pembuangan panas di bagian bawah depan, sehingga lebih fleksibel untuk penempatan di ruang terbatas.

Fitur tambahan seperti Fresher Shield dan antibakteri ABT Pro 6 in 1 dirancang untuk menjaga kualitas makanan, sementara konektivitas WiFi memungkinkan pengoperasian fitur seperti pembuat es otomatis.

Di kategori mesin cuci, Haier menghadirkan seri L+ dengan kapasitas pencucian hingga 24 kg dan pengeringan 16 kg.

Perangkat ini menggunakan teknologi heat pump, yaitu sistem pengeringan berbasis sirkulasi udara panas yang lebih efisien energi dibanding metode konvensional.

Dengan dukungan drum berdiameter 607 mm, proses pencucian hingga pengeringan diklaim dapat diselesaikan dalam waktu 59 menit.

Fitur i-Refresh Smart Steam Care juga memungkinkan perawatan pakaian menggunakan uap tanpa pencucian penuh.

 

Untuk pendingin ruangan, Haier memperkenalkan seri AC VSCT dan VSDT yang dilengkapi Human Sensor dan AI Eco.

Human Sensor berfungsi mendeteksi posisi pengguna untuk mengarahkan aliran udara secara otomatis, sementara AI Eco membantu mengoptimalkan konsumsi energi.

Teknologi Black Fin yang disematkan memberikan perlindungan tambahan terhadap korosi, termasuk ketahanan terhadap paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang.

Di segmen hiburan, Haier menampilkan televisi seri H100M96GUX yang mengandalkan teknologi QD-MiniLED, yaitu kombinasi quantum dot dan mini LED untuk meningkatkan kontras dan akurasi warna.

Perangkat ini juga dilengkapi sistem audio 6.2.2 channel dari KEF serta mendukung refresh rate hingga 240Hz untuk kebutuhan konten dinamis seperti gaming dan olahraga.

Sementara itu, untuk kebutuhan penyimpanan suhu rendah, Haier menghadirkan freezer HAF-150DP dengan kemampuan deep freezing hingga -60°C.

Teknologi inverter yang digunakan bertujuan menjaga efisiensi energi sekaligus mempertahankan stabilitas suhu, sehingga kualitas bahan makanan tetap terjaga dalam jangka waktu lebih lama.

Dari sisi mitra ritel, Chief Operating Officer Atria, Erline Totong, menyebut kehadiran Haier sebagai bagian dari penguatan konsep experiential retail yang mengedepankan pengalaman langsung bagi pelanggan dalam memilih solusi hunian modern.

Melalui pembukaan brand store ini, Haier mengintegrasikan strategi global dengan kebutuhan pasar lokal Indonesia yang terus berkembang, terutama dalam adopsi perangkat rumah tangga berbasis teknologi.

Pendekatan ini juga mempertegas pergeseran industri dari sekadar penjualan produk menuju penyediaan solusi rumah pintar yang terhubung dan efisien.

Baca Juga: Program Smart TV Sekolah Hadapi Kendala Kapasitas Satelit Satria-1

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU