Selular.ID – Amazon dilaporkan mengakuisisi perusahaan penyedia konektivitas satelit yang selama ini menjadi mitra Apple untuk fitur komunikasi darurat berbasis satelit.
Langkah ini menandai ekspansi Amazon dalam penguatan infrastruktur komunikasi global berbasis satelit, sekaligus berpotensi mengubah lanskap layanan konektivitas di perangkat mobile.
Perusahaan yang diakuisisi adalah Globalstar, yang selama ini dikenal sebagai mitra utama Apple dalam menghadirkan fitur Emergency SOS via Satellite di iPhone.
Akuisisi ini memperlihatkan bagaimana Amazon mulai memperluas peran di sektor telekomunikasi satelit, yang sebelumnya juga digarap melalui proyek konstelasi satelitnya sendiri.
Langkah strategis ini dinilai sebagai bagian dari upaya Amazon memperkuat ekosistem konektivitas global, terutama di area yang belum terjangkau jaringan seluler konvensional.
Dengan mengintegrasikan kapabilitas Globalstar, Amazon dapat memperluas layanan berbasis satelit yang mendukung berbagai perangkat dan layanan digital.
Selama beberapa tahun terakhir, Apple memanfaatkan jaringan satelit Globalstar untuk menghadirkan fitur komunikasi darurat pada lini iPhone terbaru.
Teknologi ini memungkinkan pengguna mengirim pesan darurat saat berada di lokasi tanpa sinyal seluler, dengan memanfaatkan koneksi langsung ke satelit di orbit rendah.
Akuisisi oleh Amazon berpotensi membuka peluang integrasi layanan serupa ke dalam ekosistem yang lebih luas, termasuk perangkat IoT, layanan cloud, hingga platform komunikasi milik perusahaan.
Amazon sendiri telah mengembangkan inisiatif satelit melalui Project Kuiper, yang bertujuan menyediakan akses internet broadband dari orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO).
Dengan menggabungkan teknologi dan infrastruktur Globalstar, Amazon dapat mempercepat pengembangan layanan komunikasi berbasis satelit, baik untuk konsumen maupun sektor industri.
Hal ini juga memperkuat posisi Amazon dalam persaingan dengan pemain lain di industri satelit, termasuk perusahaan yang fokus pada konektivitas global berbasis LEO.
Di sisi lain, akuisisi ini juga memunculkan pertanyaan terkait kelanjutan kerja sama antara Apple dan Globalstar.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang mengindikasikan perubahan langsung terhadap layanan satelit Apple. Namun, perubahan kepemilikan dapat memengaruhi arah strategi dan kemitraan ke depan.

Dalam konteks industri, langkah Amazon mencerminkan meningkatnya pentingnya konektivitas satelit sebagai pelengkap jaringan telekomunikasi tradisional.
Teknologi ini dinilai mampu menjawab kebutuhan komunikasi di wilayah terpencil, serta mendukung berbagai aplikasi baru seperti kendaraan terhubung, perangkat wearable, hingga layanan darurat.
Selain itu, integrasi antara layanan cloud dan jaringan satelit juga menjadi tren yang semakin berkembang.
Dengan kekuatan di bidang cloud melalui Amazon Web Services (AWS), Amazon memiliki potensi untuk menghadirkan solusi end-to-end yang menggabungkan infrastruktur data dan konektivitas global.
Akuisisi Globalstar juga memperkuat posisi Amazon dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi, di mana konektivitas menjadi fondasi utama bagi berbagai layanan.
Strategi ini sejalan dengan arah industri yang semakin mengandalkan jaringan hybrid, menggabungkan konektivitas terestrial dan satelit.
Ke depan, perkembangan ini diperkirakan akan mendorong inovasi lebih lanjut dalam teknologi komunikasi, termasuk peningkatan kecepatan, efisiensi, dan jangkauan layanan satelit.
Integrasi yang lebih erat antara perangkat, jaringan, dan layanan digital menjadi kunci dalam menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih seamless bagi pengguna global.
Baca Juga:Â Iran Serang Pusat Data Oracle di Dubai hingga Amazon di Bahrain



