Jumat, 24 Mei 2024
Selular.ID -

Jasa Marga Proyeksikan Masih 33% Masyarakat Belum Melakukan Perjalanan Mudik

BACA JUGA

Selular.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama telah mencapai 1,2 juta kendaraan pada pada H-7 s.d H-2 Hari Raya Idulfitri 1445H/Tahun 2024 atau pada Rabu-Senin, 3 sd 8 April 2024.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Sinyal HP Lemah atau Hilang Saat Mudik Lebaran

Lalu lintas kumulatif tersebut meningkat sebesar 52% dan jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023, total volume lalin ini lebih tinggi sebesar 2,2% dari periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan, puncak volume lalu lintas mudik melalui empat gerbang tol utama tersebut telah terjadi pada Sabtu (06/04), yaitu sebesar 255.634 kendaraan, atau naik 65% terhadap normal dan lebih rendah -1,3% terhadap puncak mudik Lebaran 2023.

Ia menjelaskan, puncak mudik tahun ini lebih rendah terhadap puncak mudik Lebaran 2023 karena lalu lintas tidak terkonsentrasi di satu tanggal, namun Jasa Marga mencatat secara kumulatif lalu lintas di empat gerbang tol utama masih mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Yang berbeda di tahun ini, dengan peningkatan volume lalu lintas secara total sebesar 2,2% dari periode yang sama tahun lalu, kami melihat adanya lalu lintas yang terdistribusi merata sejak H-7 artinya imbauan Pemerintah untuk mudik lebih awal telah diikuti oleh masyarakat. Dengan adanya distribusi lalu lintas yang merata, relatif kinerja kelancaran arus mudik terjaga. Berdasarkan data, kami juga melihat perubahan pola perjalanan mudik yang berbeda dari tahun lalu, waktu favorit yang menjadi waktu perjalanan mudik adalah pada malam hari mulai pukul 22.00 s.d 01.00 WIB dan pagi hari mulai pukul 06.00 s.d 11.00 WIB,” ujar Subakti.

Subakti menyebutkan, pemberlakuan potongan tarif tol dan upaya sosialisasi untuk mengajak masyarakat mudik lebih awal turut berkontribusi dalam mendistribusikan lalu lintas dengan baik. Ia juga menjelaskan, Jasa Marga berhasil meningkatkan kecepatan rata-rata perjalanan dari Jakarta s.d Semarang pada puncak mudik yaitu sebesar 67 km/Jam, meningkat 12,5% dari puncak mudik tahun lalu.

“Waktu tempuhnya juga lebih cepat, pada puncak arus mudik tahun ini bisa ditempuh selama 6 jam 54 menit. Tahun lalu masih mencapai 8 jam 12 menit,” ujar Subakti.

Subakti juga menambahkan, hingga H-2 Hari Raya Idulfitri 1445H (8 April 2024), sekitar 628 ribu kendaraan belum melaksanakan melakukan perjalanan mudik.

Jumlah ini merupakan 33% dari total prediksi Jasa Marga terhadap kendaraan yang melewati empat gerbang tol utama. Jumlah kendaraan ini diprediksi akan tersebar hingga H2 Hari Raya Idul Fitri atau pada Kamis, 11 April 2024.

“Kami akan terus berupaya mempertahankan kinerja lalu lintas untuk mengurai kepadatan di sejumlah titik dengan _Volume per Capacity Ratio_ (VCR) pada angka 0,7. Jasa Marga juga berupaya untuk menjaga kecepatan tempuh rata-rata minimal di 40 km/Jam, tidak hanya di Jalan Tol Jakarta Cikampek namun hingga Semarang. Tentunya upaya ini dapat maksimal dengan dukungan kolaborasi dan sinergitas para stakeholder terkait seperti Korlantas, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol lainnya yang terus berkoordinasi bahkan sebelum periode libur panjang Hari Raya Idulfitri 1445H dimulai. Kami juga terus mempertimbangkan realisasi dan evaluasi tahun lalu serta pergerakan data _real time_ sebagai bahan pengambilan keputusan,” tutup Subakti.

Baca juga: 5 Cara Supaya Baterai HP Tetapi Awet Saat Mudik

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU