Senin, 15 April 2024

Kekeuhnya Zhang Yiming, Tak Akan Jual TikTok Meski Ditekan Keras Amerika Serikat

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Pendiri ByteDance, Zhang Yiming menegaskan bahwa perusahaannya tidak akan menyerah pada tekanan AS dan melepaskan kepemilikannya pada platform video pendek TikTok, Caixin Global melaporkan.

Surat kabar tersebut menyatakan Zhang Yiming, pemegang saham utama ByteDance yang berbasis di Beijing, menentang penjualan apa pun.

Sumber menambahkan perusahaan tidak mencari pembeli potensial dan ragu kesepakatan dapat dicapai dalam enam bulan, mengingat penjualan apa pun harus disetujui oleh regulator di China.

Diperkirakan 170 juta orang di AS menggunakan layanan ini.

Baca Juga: TikTok Masih Lakukan Perlawanan Meski Selangkah Lagi Kena Blokir

Pada pertengahan Maret, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan rancangan undang-undang yang akan memaksa perusahaan induknya untuk menjual aset TikTok di AS kepada pemilik non-China dalam waktu 180 hari atau menghadapi larangan nasional.

Undang-undang tersebut memerlukan persetujuan Senat AS dan kemudian harus ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Joe Biden.

Dua minggu yang lalu, pendiri Radio Free Mobile Richard Windsor menyatakan China tidak akan menyetujui divestasi tersebut, karena China tidak akan membiarkan algoritma penting berada di tangan perusahaan milik asing, sehingga menyebabkan situasi menemui jalan buntu.

Dihadapkan dengan meningkatnya data dan kekhawatiran keamanan nasional di AS, TikTok berusaha meyakinkan pemerintah bahwa data yang dikumpulkan tentang pengguna domestik tetap berada di negara tersebut dan tidak dapat diakses oleh staf ByteDance di China.

Baca Juga: Hindari Pemblokiran, TikTok Luncurkan “Penasihat Remaja”

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU