Selasa, 21 Mei 2024
Selular.ID -

Wajib Tahu, Ini Jenis-Jenis Data Center Berdasarkan Lokasi hingga Ukuran

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Data center adalah infrastruktur teknologi yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan data dalam skala besar.

Biasanya, data center digunakan untuk menginstalasi komputer server tingkat enterprise yang berisi database untuk website atau aplikasi.

Penyedia layanan web hosting, pengembang aplikasi, dan bisnis besar juga menyewa ruang di fasilitas data center untuk mengoperasikan server.

Data center biasanya memiliki ratusan hingga ribuan rak berisi komputer server, yang nantinya akan dijadikan tempat penyimpanan dan pengelolaan data.

TONTON JUGA:

https://www.tiktok.com/@selular.id/photo/7334986468403858693?lang=en

Karena pentingnya data yang disimpan dalam skala besar, data center dibangun dengan keamanan tingkat tinggi, baik dalam segi keamanan fisik bangunan maupun konfigurasi software untuk masing-masing server di dalamnya.

Namun, perlu kita ketahui, ada beberapa jenis data center yang jarang orang ketahui.

Baca juga: Telkom dan Huawei Jalin Kerja Sama Strategis B2B, Data Center, dan Cloud

Berikut adalah jenis-jenis data center berdasarkan lokasi, ukuran hingga fungsinya:

Berdasarkan Lokasi
  • On-premise data center: Pusat data ini dimiliki dan dioperasikan oleh organisasi di lokasi mereka sendiri. Ini menawarkan kontrol dan keamanan maksimum, tetapi membutuhkan investasi awal yang besar dan biaya berkelanjutan untuk pemeliharaan dan operasi.
  • Colocation data center: Pusat data ini dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia layanan pihak ketiga, dan organisasi menyewa ruang dan daya untuk server mereka. Ini menawarkan opsi yang lebih hemat biaya dan skalabel daripada pusat data on-premise, tetapi organisasi memiliki kontrol yang lebih sedikit atas infrastruktur.
  • Cloud data center: Pusat data ini dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia layanan pihak ketiga, dan organisasi mengakses sumber daya komputasi dan penyimpanan melalui internet. Ini menawarkan opsi yang paling hemat biaya dan skalabel, tetapi organisasi memiliki kontrol paling sedikit atas infrastruktur dan keamanan.
Berdasarkan Ukuran

Baca juga: Guru Jadi Profesi yang Paling Banyak Gunakan Pinjol

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU