Senin, 15 April 2024
Selular.ID -

Persaingan Data Center di Indonesia Kian Ketat

BACA JUGA

Selular.ID – Persaingan di industri data center di Indonesia semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. di Indonesia sendiri cukup banyak pemain data center baik lokal maupun pemain data center global.

Tentunya, persaingan ini membawa beberapa peluang meningkatkan kualitas layanan.  Persaingan juga mendorong para penyedia data center untuk meningkatkan kualitas layanan mereka untuk menarik pelanggan.

Persaingan juga dapat menyebabkan harga layanan data center menjadi lebih kompetitif.
Persaingan mendorong para penyedia data center untuk berinovasi dan mengembangkan layanan baru.

Namun, persaingan ini juga membawa beberapa tantangan, margin keuntungan yang lebih kecil, kesulitan untuk mendapatkan pelanggan, artinya para penyedia data center harus bersaing untuk mendapatkan pelanggan.

Para penyedia data center perlu berinvestasi dalam teknologi dan infrastruktur baru untuk tetap kompetitif. Hal tersebut tentunya medorong pembangunan dan perluasan data center di seleuruh negeri, ini dapat dilihat dari data center yang telah dibangun penyedia data center di seluruh Indonesia.

Baca Juga:Simak Cara Kerja Data Center, dari Jaringan hingga Penyimpanan

Dari catatan yang dikuti dari berbagai sumber pada Mei 2023 setidaknya ada 107 data center yang dibangun.

Menurut Kemenkominfo, pada tahun 2018, terdapat 2700 data center dengan luasan mencapai 185.000 meter persegi. Tak hanya pemain lokal, pemain data center asing pun hadir di Indonesia.

Berikut adalah beberapa pemain data center lokal di Indonesia:
Tier 1:
• PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
• PT Data Center Indonesia Sukses Makmur (DISM)
• Telkom Sigma
• XL Axiata

Tier 2:
• PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
• PT Indointernet Tbk (Indonet)
• First Media
• CBN

Tier 3:
• PT Sentra Data Indonesia (SDI)
• PT Graha Teknologi Nusantara (GTN)
• PT Integra Teknologi Solusi (ITS)
• PT Datacomm Diang Pratama (DDP)

Pemain Baru:
• Sinarmas
• Gojek
• Tokopedia

Selain itu, terdapat banyak perusahaan lain yang juga memiliki dan mengoperasikan data center sendiri untuk kebutuhan internal, seperti bank, perusahaan telekomunikasi, dan perusahaan e-commerce.

Keunggulan pemain data center lokal
Memahami peraturan dan regulasi lokal: Pemain lokal lebih memahami peraturan dan regulasi terkait data center di Indonesia, sehingga dapat memastikan kepatuhan dan keamanan data.

Memiliki koneksi yang kuat dengan ISP lokal, pemain lokal memiliki koneksi yang kuat dengan ISP lokal, sehingga dapat menawarkan layanan yang lebih stabil dan reliable.

Mengenai harga, Ppemain lokal biasanya menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pemain global.

Pemain lokal dapat memberikan layanan yang lebih personal dan customized sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Kehadiran pemain data center lokal di Indonesia sangat penting salah satunya meningkatkan kedaulatan data. Data yang disimpan di data center lokal tidak perlu keluar negeri, sehingga kedaulatan dan keamanan data terjaga.

Kehadiran data center lokal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital dengan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk berbagai layanan digital.

Menciptakan lapangan pekerjaan, industri data center dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia.

Dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat di Indonesia, diprediksi bahwa industri data center akan terus berkembang dan semakin banyak pemain lokal yang akan muncul.

Tak hanya pemain lokal, berikut adalah beberapa pemain data center asing yang ada di Indonesia:

Tier 1:
• Equinix
• Singtel
• China Mobile International
• Princeton Digital Group

Tier 2:
• NTT Communications
• Telehouse
• EdgeConneX
• Verne Global

Pemain Baru:
• Google
• Amazon Web Services (AWS)
• Microsoft Azure

Kehadiran pemain data center asing di Indonesia juga memiliki beberapa keuntungan, seperti, membawa teknologi dan best practices global, yang dapat membantu meningkatkan kualitas dan keamanan data center di Indonesia.

Kehadiran pemain asing dapat menarik investasi asing ke Indonesia, yang dapat membantu meningkatkan ekonomi.

Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan dalam memilih data center yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Namun, ada juga beberapa kekhawatiran terkait dengan kehadiran pemain data center asing, seperti:
• Kedaulatan data: Ada kekhawatiran bahwa data yang disimpan di data center asing dapat diakses oleh pemerintah asing.

• Persaingan yang tidak adil: Pemain asing mungkin memiliki keuntungan dibandingkan pemain lokal karena memiliki skala ekonomi dan teknologi yang lebih besar.

Tetapi pemerintah Indonesia telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi kekhawatiran itu. Dengan menerbitkan peraturan tentang data center. Peraturan ini mengatur tentang keamanan dan kedaulatan data yang disimpan di data center di Indonesia.

Memberikan insentif kepada pemain lokal: Pemerintah memberikan insentif kepada pemain lokal untuk meningkatkan daya saing mereka.

Baca Juga:Wajib Tahu, Ini Jenis-Jenis Data Center Berdasarkan Lokasi hingga Ukuran

Dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat di Indonesia, diprediksi bahwa industri data center akan terus berkembang dan semakin banyak pemain asing yang akan masuk ke Indonesia.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU