Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Nyatanya, TikTok Shop Masih Langgar Aturan

BACA JUGA

Selular.ID – TikTok Shop ternyata belum dianggap aman hadir di Indonesia setelah menggandeng Tokopedia, masih banyak yang di langgar.

Kalau Tan Malaka berkata ‘Terbentur, terbentur, terbentur, terbentuk.’ tapi tidak dengan TikTok Shop yang dirasa seperti ‘Terbentur, terbentuk, terbentur lagi.’

Pasalnya, TikTok Shop di bulan Oktober 2023, sudah alami dilarangnya beroperasi di Indonesia akibat perizinan yang tidak jelas.

Namun hanya berselang 2 bulan setelah penutupan TikTok Shop di Indonesia, TikTok membeli sebagian besar saham dari Tokopedia, salah satu upaya untuk bisa beroperasi kembali di Indonesia.

Dan kali ini, kembali berselang 2 bulan, TikTok Shop kabarnya kembali alami melanggar aturan.

Hal ini disampaikan oleh Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM, mengatakan TikTok Shop terus melanggar peraturan daerah karena platform tersebut masih mengizinkan transaksi langsung di media sosial.

“Padahal TikTok berinvestasi di Tokopedia, namun tetap melanggar aturan,” kata Teten, dikutip dari CNBC Indonesia.

Meskipun Tokopedia kini menangani transaksi di TikTok Shop di Indonesia, pengguna masih dapat melakukan pembelian langsung melalui platform TikTok, serupa dengan sebelum penutupan sementara pada Oktober 2023.

Memang pada saat bulan Desember 2023 setelah TikTok Shop membeli saham Tokopedia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan akan memantau kemitraan TikTok Shop dan Tokopedia selama empat bulan ke depan. Setelah jangka waktu tersebut, kementeriannya akan mengaudit apakah masih terjadi pelanggaran.

Ini masih dua bulan berjalan, sekitar dua bulan lagi apabila TikTok Shop masih lakukan hal yang sama mungkin akan ada hukumannya.

Baca juga: Masalah Pelanggaran Berulang TikTok Shop, Pemerintah Belum Bersikap

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU