Senin, 15 April 2024
Selular.ID -

Benarkah Inovasi Smartphone Sudah Mati?

BACA JUGA

Selular.ID – Sadar atau tidak melihat smartphone pasti desain atau spesifikasi yang tidak begitu berkembang atau stagnan, ditambah seluruh vendor smartphone merilis produk di tahun yang sama bisa lebih dari 2 produk.

Seiring berkembangnya teknologi yang mendasarinya, peluncuran ponsel pintar terbesar menjadi kurang menarik dan lebih mudah diprediksi dibandingkan sebelumnya.

Kalau bicara smartphone flagship, Samsung dan Apple beberapa tahun terakhir di smartphone flagship series miliknya miliki desain yang itu-itu saja.

Oke kalau bicara chipset, pasti bakalan meningkat dari generasi sebelumnya, tapi skema seperti itu sudah terbaca. Apalagi ditambah tahun ini nampaknya tahun untuk smartphone dengan kamera periskop ditambah bumbu adanya teknologi AI.

Ilia Temelkov, penulis teknologi di PhoneArena sebut jalan salah satunya ialah lebih jarang merilis ponsel cerdas.

Pendekatan seperti ini akan memberikan lebih banyak waktu bagi semua insinyur, perancang, dan pengembang perangkat lunak untuk menciptakan lebih banyak fitur dan perubahan desain.

Karena kalau dilihat perspektif sebagai konsumen, siklus rilis yang lebih panjang akan membuat peningkatan lebih bermakna dan lebih mudah untuk menjadi produk sempurna.

Namun pernyataan tidak sejalan yang kali ini diungkapkan oleh Febriman Abdillah selaku Senior Analyst Counterpoint Technology Market, menurutnya apabila vendor merilis smartphone dengan jenjang waktu lama itu bukanlah sebuah patokan.

“Kalau misalnya vendor dibatasi 2 atau 3 tahun merilis handphone, gak bisa kita pakai sebagai patokan, karena kita lihat di setiap brand punya kemampuan untuk mengembangkan atau menambahkan fitur fitur tertentu.” Kata Febriman kepada Selular.ID, Senin (19/02/2024).

“Jadi mau gak mau dengan perkembangan teknologi vendor akan tetap mengeluarkan smartphone yang baru, walaupun basic spesifikasi smartphonenya itu gak jauh berbeda, namun dengan adanya fitur baru itu penting kalau tidak akan ketinggalan. Jadi akan tetap mengekuarkan smartphone baru tapi dengan dibumbui fitur yang lagi trend dan dibutuhkan.” Jelasnya.

Semua tahu dan memang tidak tutup mata, bahwa vendor smartphone khususnya di smartphone kelas kakap seperti telah terhenti inovasi dari sisi desain.

Sudah dilihat iPhone yang dikenal dengan kamera bobanya, dan lini smartphone Samsung dari series terendah hingga flagship mengadopsi desain kamera vertikal yang sama.

Meskipun akan terlihat bosan lama kelamaan, namun ada benarnya apa yang disebut Febriman, kalau teknologi itu memang berkembang, desain memang bukan patokan tapi harus mengadopsi hal-hal baru untuk membedakan smartphone tersebut diberbagai kelasnya.

“Jadi gak perlu nunggu 2 tahun, karena perkembangan teknologi itu sekarang lebih banyak di drive oleh kepentingan atau keperluan yang tidak linear, beda lah kalau dulu mungkin bisa melihat smartphone 4GB biasanya hanya di smartphone kelas menengah kebawah tapi yg 8GB keatas untuk smartphone premium, sekarang itu vendor bukan melihat arah kesana, tapi lebih ke software dan new invasion yang tidak bisa ketebak kedepannya.” Tutupnya.

Baca juga : Salah Satu Perusahaan Smartphone Tiongkok Pindah Haluan ke AI

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU