Selasa, 21 Mei 2024
Selular.ID -

Terakhir Achsanul Qosasi, Simak Daftar 16 Tersangka Korupsi BTS 4G Kominfo

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Setelah Achsanul Qosasi, simak 16 orang yang masuk daftar tersangka kasus korupsi pembangunan proyek menata base transceiver station (BTS) 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung 1-5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

Satu tersangka baru yang diumumkan penyidik Kejagung adalah anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi.

Maka, hingga saat ini total ada 16 tersangka dalam kasus ini.

Enam orang kini berstatus terdakwa.

TONTON JUGA:

Mereka telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat.

Keenam orang yang tengah disidang yakni eks Menkominfo Johnny G Plate dan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif.

Baca juga: Hukuman Eks Dirut Bakti Anang Latif Lebih Berat Dari Mantan Menkominfo

Sementara sisanya dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Galubang Menak dan Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020 Yohan Suryanto.

Kemudian, Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment Mukti Ali dan Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan.

Berdasarkan perhitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kasus korupsi pembangunan menara BTS 4G ini menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp8 triliun.

Berikut daftar 16 tersangka penyediaan menara BTS 4G BAKTI Kominfo.

1. Anang Achmad Latif

Anang merupakan eks Dirut BAKTI Kominfo. Ia disebut menerima uang senilai Rp5 miliar yang ia gunakan untuk kepentingan pribadi.

Anang dituntut dengan pidana 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 12 bulan kurungan.

2. Galumbang Menak

Galumbang adalah Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia.

Ia dituntut dengan pidana 15 tahun dan denda Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan.

Ia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

3. Yohan Suryanto

Yohan Suryanto merupakan Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia (UI) tahun 2020.

Suryanto terbukti turut serta melakukan korupsi dalam kasus pembangunan menara BTS 4G. Ia diduga menerima uang sebesar Rp453.608.400.

Ia dijatuhkan pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.

4. Mukti Ali

Mukti Ali adalah Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment.

Ia dituntut dengan pidana 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

5. Irwan Hermawan

Irwan merupakan Komisaris PT Solitech Media Sinergy. Ia dinilai terbukti melakukan korupsi dengan menerima uang sebesar Rp119 miliar.

Ia dituntut dengan pidana 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, Irwan juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp7 miliar subsider 3 tahun penjara.

6. Johnny G Plate

Johnny yang merupakan eks Menkominfo disebut menerima uang sebesar Rp17 miliar dari proyek BTS 4G.

Ia dituntut dengan pidana 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan.

Jaksa pun membebankan Johnny membayar uang pengganti sebesar Rp17,8 miliar subsider 7,5 tahun kurungan.

Baca juga: Pinjol Meningkat 71 Persen, Pada Juni 2023, Pinjaman Untuk Pemuda Capai Rp2,3 Juta

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU