Sabtu, 2 Maret 2024
Selular.ID -

Kominfo Keluarkan Buku Saku Pengawasan dan Penanganan Konten Pemilu 2024

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan buku saku terkait Pemilu 2024.

Buku saku tentang pengawasan dan penanganan konten Pemilu 2024 ini, Kominfo luncurkan saat acara Sinergi Kemenkominfo, Bawaslu dan Polri dalam pengawasan Pemilu di ruang digital.

“Buku saku ini mulai dari tahapan dan jadwal Pemilu, regulasi atau landasan hukum, ketentuan kampanye,” ujar Dirjen Aptika Kominfo, Semuel A Pangerapan.

“Selain itu kami juga memberikan kanal aduan jika ada pelanggaran kampanye maupun konten negatif serta hoaks terakit Pemilu yang berpotensi memecah belah bangsa,” sambungnya.

TONTON JUGA:

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi mengatakan hari ini masa kampanye Pemilu 2024 resmi dimulai pada Selasa, 28 November 2023.

Sebagai langkah antisipasi, diperlukan upaya yang masif dalam mengaplikasi pemilu damai 2024.

Baca juga: ATSI Usulkan ke Kominfo Supaya Satelit Internet Untuk B2B

Kemudian, sebagai wujud ikhtiar bersama untuk mendorong masyarakat agar memilih dengan cara yang bijak sembari menjaga perdamaian bangsa di ruang digital, pesan ini juga disusun untuk menjawab berbagai isu terkait pemilu.

“Seperti yang pertama peningkatan partisipasi, antiperpecahan atau polarisasi, dan bagaimana anti-hoax untuk menjaga ruang digital kita tetap damai,” kata Budi Arie.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci dalam menciptakan pemilu damai 2024,” sambungnya.

Sementara Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Dani Kustoni mengatakan mengatakan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi menggagas monitoring bersama Polri dan Bawaslu terkait pelaksanaan Pemilu 2024 di ruang digital.

Baca juga: Revisi UU ITE Bisa Pidanakan Perusahaan Pinjol hingga Debt Collector

“Tentunya, kami dari Polri sangat mendukung dan men-support untuk bersama-sama. Kita memonitoring tentunya untuk langkah yang terbaik sehingga pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan baik,” jelas dia.

Komisioner Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan hari ini pertama pelaksanaan kampanye bagi seluruh peserta Pemilu 2024.

Tentunya, kata dia, akan ada keramaian, gegap gempita dalam akun media sosial atau ruang digital.

“Karena, saat inilah semua hak publik untuk mendapatkan informasi yang benar terkait kepemiluan bisa diakses seluas-luasnya di ruang digital,” jelas dia.

Di sisi lain, Lolly mengatakan ruang digital juga akan menjadi tantangan serius. Di mana sangat dimungkinkan yang namanya diseminasi informasi yang tidak benar akan juga masif.

Karena itu, Lolly menyebut Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Polri dan Bawaslu melakukan sinergi untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 di ruang digital.

“Kita melakukan yang namanya sinergi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bawaslu, dan Kepolisian Republik Indonesia adalah sebagai upaya memastikan ramainya, gegap gempitanya edukasi masyarakat dalam konteks Pemilu 2024 lahir dari informasi-informasi yang benar, bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Lolly.

“Ketika ada yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan berpotensi memecah belah persatuan NKRI, maka tiga kelembagaan ini punya komitmen yang sama untuk dapat mengatasi,” tandasnya.

Baca juga: Guru Jadi Profesi yang Paling Banyak Gunakan Pinjol

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

INDEPTH STORIES

BERITA TERBARU