Babak Baru Perang Elon Musk dengan Twitter, Tantang Debat Terbuka

Twitter nyatakan perang dengan Elon Musk
Twitter nyatakan perang dengan Elon Musk

Selular.ID – CEO SpaceX, Elon Musk membatalkan rencana akuisisi Twitter meski prosesnya telah berlangsung.

Musk bahkan menggugat balik Twitter setelah pihaknya mendapat tuntutan menyelesaikan transaksi sesuai perjanjian.

Kendati demikian, bos SpaceX dan Tesla itu berkata masih bisa merampungkan akuisisi dengan satu syarat.

Syaratnya yakni jika Twitter mampu menunjukkan dengan tepat bagaimana perusahaan menghitung jumlah akun spam atau bot di platformnya.

TONTON JUGA:

“Jika Twitter menggunakan metode pengambilan sampel 100 akun dan (menjelaskan) bagaimana mereka dikonfirmasi sebagai akun asli,” kata Musk melalui akun Twitter.

“Kesepakatan seharusnya dilanjutkan sesuai persyaratan. Namun, jika ternyata pengajuan SEC mereka secara materi salah, maka (kesepakatan) tidak berlanjut,” lanjut Musk.

Baca juga: Fitur Baru Twitter Akan Hadir, Untuk Melihat Tweet Dalam Sebulan

Jumlah akun spam di Twitter sendiri memang menjadi perhatian Elon Musk sejak mengungkapkan rencana akuisisi Twitter.

Hal ini pula yang membuat ia mengurungkan niat menyelesaikan akuisisi.

Musk meyakini jumlah akun spam di Twitter berkali kali lipat bahkan sampai 20 persen, lebih banyak dari jumlah yang perusahaan ungkap.

Sementara menurut Twitter, jumlah akun spam ini tak sampai 5 persen dari total pengguna.

Selain itu, Musk juga mengeklaim bahwa Twitter tidak memiliki 238 juta pengguna aktif harian yang dapat perusahaan monetisasi (monetizable daily active users/mDAU).

Menurut Musk, jumlah sebenarnya adalah 65 juta, lebih rendah dari jumlah yang Twitter klaim.

Tak hanya itu, Musk berdalih sebagian besar iklan Twitter hanya 16 juta pengguna tayangkan.

Hal ini jauh lebih rendah ketimbang jumlah yang perusahaan klaim.

Twitter lantas mengecam klaim Elon Musk dan menilai perkiraan jumlah itu salah karena hanya menggunakan alat sederhana.

Bahkan menurut Twitter, alat yang Musk pakai untuk mengukur jumlah pengguna bot/spam bisa menandai akun Elon Musk sebagai “kemungkinan palsu”.

Tantang CEO Twitter debat terbuka

Baca juga: Twitter Uji Coba Fitur Karakter Bitmoji untuk Foto Profil