Dengan Teknologi Ini, Tokopedia Dekatkan Penjual dengan Pembeli

Teknologi Geo Tagging, Tokopedia Dekatkan Penjual dengan Pembeli
Teknologi Geo Tagging, Tokopedia Dekatkan Penjual dengan Pembeli

Selular.ID – Tokopedia melalui inisiatif Hyperlocal, mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan penjual dengan pembeli setempat agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

Yudhiaji Kusuma, VP of Marketplace Tokopedia menjelaskan, salah satu manifestasinya, yaitu halaman kurasi produk UMKM setempat ‘Kumpulan Toko Pilihan’ (KTP) berdasarkan lokasi pengguna.

“Deretan inisiatif tersebut berdampak positif. Selama semester I 2022 dibandingkan dengan periode yang sama di 2021, Mempawah, Lampung Barat dan Lombok Utara adalah beberapa daerah dengan kenaikan jumlah penjual tertinggi,” ujar Yudhiaji Kusuma, melalui media briefing secara virtual, (11/08/22).

Sebelum merumuskan inisiatif atau inovasi, yang sesuai dengan kebutuhan sekitar 12 juta penjual di Tokopedia melakukan riset komprehensif lewat tim yang dipimpin oleh Jesslyn Siswanto, Head of Product and UX Research Tokopedia.

Baca Juga:20 Kode Promo Tokopedia Senin 8 Agustus 2022, Belanja Kebutuhan Makin Murah

Contoh lain dari inisiatif atau inovasi yang sesuai kebutuhan penjual, antara lain pengembangan konten di Pusat Edukasi Seller, fitur Bundling Produk dan Banner Toko, serta masih banyak lagi.

Kemudian kemudahan ini dimanfaatkan oleh UMKM lokal, seperti UniNam, iniTempe dan Heritage Brass.

Merri Aisir, Pemilik usaha rendang UniNam, memberdayakan ibu-ibu di sekitar dapur UniNam dan membantu para petani dan peternak di Payakumbuh, Sumatera Barat. Dengan modal awal hanya Rp2 juta, kini omzet UniNam bisa mencapai puluhan juta.

“Saya tidak berhenti belajar memakai berbagai fitur di Tokopedia. Salah satu yang terus saya manfaatkan adalah fitur Bundling Produk, yang membantu mengelola persediaan produk agar tidak menumpuk,” jelas Merri.

Sementara Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI menuturkan tiga tahun ke belakang berjuang bersama menghadapi tantangan pandemi, sehingga memahami pentingnya UMKM untuk mengoptimalkan ekosistem digital.

Bukan hanya untuk bertahan, namun pulih dan semakin kokoh sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional.

“Tokopedia yang senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM di tanah air,”kata Teten.

Teten yakin, peningkatan jumlah UMKM bertransformasi digital akan menjadi fondasi bagi Indonesia untuk dapat mengoptimalkan potensi ekonomi digital, di mana pada tahun 2030 akan mencapai Rp4.531 triliun.

Baca Juga:Reksa Dana Pendapatan Tetap Upaya Tokopedia Mudahkan Berinvestasi

Pada Juni 2022, KemenKopUKM mencatat sudah ada sebanyak 19,5 juta pelaku UMKM atau sebesar 30,4% dari total UMKM telah hadir pada platform e-commerce.