Tumbuh 8%, XL Axiata Raup Pendapatan Rp6,75 Triliun di Q1-2022

Tumbuh 8%, XL Axiata Raup Pendapatan Rp6,75 Triliun di Q1-2022

Terus meningkatnya kekuatan jaringan XL Axiata tersebut searah dengan tingkat penggunaan layanan data yang lebih tinggi oleh pelanggan.

Selama periode 3 bulan pertama di 2022, trafik data XL Axiata meningkat pesat hingga naik 34% YoY dari 1.391 Petabyte menjadi 1.857 Petabyte.

Hal ini juga selaras dengan meningkatnya pengalaman pelanggan yang lebih baik, karena adanya peningkatan User Throughput dan perbaikan Latency selama kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Bundling Tablet Terbaru, XL Axiata Buka PO Mulai Rp50 Ribu/Bulan

Akses internet yang lebih cepat berdampak positif pada pemakaian aplikasi digital, termasuk aplikasi milik perusahaan, yaitu “myXL” dan “Axisnet”.

Pada kedua aplikasi yang antara lain menawarkan berbagai paket layanan dan juga sarana customer service kepada pelanggan tersebut, masing-masing mengalami peningkatan pengguna aktif bulanan sejak awal pandemi.

Tumbuh 8%, XL Axiata Raup Pendapatan Rp6,75 Triliun di Q1-2022

Dengan demikian, peningkatan investasi yang telah XL Axiata implementasikan telah terbukti sangat mendukung peningkatan performa bisnis, terutama pada sisi efisiensi biaya serta peluang untuk meningkatkan penjualan produk.

Baca Juga: Smartphone Lama Bisa Ditukar Kuota Live.On Seumur Hidup

Searah dengan visi perseroan untuk menjadi the no 1 Converged Operator in Indonesia, XL Axiata terus berupaya keras mengenalkan layanan konvergensi kepada masyarakat Indonesia, sekaligus meningkatkan manfaatnya.

Hasilnya, penetrasi layanan konvergensi ini telah mencapai 19%, yang berarti menunjukkan kuatnya permintaan atas produk ini.

Akuisisi Linknet yang baru saja dilakukan akan sangat mendukung pengembangan produk konvergensi ini di masa mendatang.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Lagi Kartu XL dan Axis yang Hangus via Online

Halaman berikutnya

Pendapatan layanan data naik 10% YoY