Gantikan Mirza Adityaswara, Rudiantara Jadi Ketua Indonesia Fintech Society

Rudiantara Jadi Ketua IFSoc

Selular.ID – Indonesia Fintech Society (IFSoc) sepakat memilih mantan Menteri Komunikasi dan Informatika RI era 2014–2019 Rudiantara sebagai Ketua IFSoc yang baru.

Pergantian posisi Ketua IFSoc ini terjadi karena Mirza Adityaswara terpilih menjadi Wakil Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022–2027.

Dalam acara Pemilihan Ketua IFSoc, semua peserta IFSoc dalam musyawarah sepakat memilih Rudiantara sebagai Ketua IFSoc selanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza Adityaswara mengungkapkan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar IFSoc yang dalam dua tahun terakhir ini telah berkontribusi melalui IFSoc.

Mirza berharap IFSoc dapat memberikan manfaat yang lebih luas kedepannya melalui rekomendasi-rekomendasi kebijakan di bidang fintech dan ekonomi digital.

“IFSoc berdiri di tengah pandemi Covid-19 yaitu November 2020 karena ada kebutuhan untuk menjembatani industri fintech, masyarakat, akademisi, dan regulator,” tutur Mirza.

“Harapan saya, IFSoc harus semakin besar dan dapat mengambil peran sebagai penyeimbang di antara berbagai stakeholder dalam ekosistem ekonomi digital khususnya sektor fintech,” paparnya.

“IFSoc harus tetap memberikan masukan-masukan yang bermanfaat untuk regulator,” imbuh Mirza.

Baca Juga: Mengingat Lagi Peran Rudiantara yang Getol Dorong Konsolidasi Operator

Ketua IFSoc terpilih, Rudiantara, menjelaskan ada tiga kekuatan utama yang menjadikan IFSoc sebesar saat ini.

Pertama, setiap anggota Steering Committee dan Organizing Committee yang mempunyai kapabilitas luar biasa yang saling melengkapi di masing-masing bidang.

Kedua, masing-masing anggota Steering Committee memiliki kepercayaan (trust) dari pemangku kepentingan (stakeholders) eksternal, dan ketiga adalah kemampuan komunikasi publik yang diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga IFSoc dapat memberikan rekomendasi kepada para stakeholders secara lebih berimbang.

“Saya akan melanjutkan IFSoc ini dengan menjalankan organisasi secara seimbang karena kita punya resources yang luar biasa yang bisa saling melengkapi,” kata Rudiantara.

“Tulisan-tulisan IFSoc di media massa bisa menjadi acuan kebijakan regulator dalam pembuatan kebijakan yang lebih baik dan bersifat forward looking. Jembatan ekosistem ini yang harus kita jaga dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga: Warisan Rudiantara yang Perlu Dituntaskan Johnny G Plate

IFSoc sendiri diluncurkan pada tanggal 9 November 2020 melalui penyelenggaraan diskusi publik terkait peranan fintech dalam pemulihan ekonomi nasional dengan dihadiri oleh Bapak Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian-RI), Bapak Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan RI), Ibu Nurhaida (Wakil Ketua OJK RI), dan Bapak Sugeng (Deputi Gubernur Bank Indonesia).