Inovasi Fidelity, Beri Karyawan Simpanan Dana Pensiun Dengan Bitcoin

Tren investasi aset kripto

Selular.ID – Fidelity telah mengizinkan karyawan yang memenuhi syarat untuk menyimpan Sebagian dana pensiun mereka ke investasi kripto Bitcoin.

Perusahaan tersebut mengumumkan pada (26/04), nantinya karyawan bisa mendapatkan akses menyimpan opsi tersebut jika atasan mereka menyetujui hingga menandatangani-nya.

Inovasi tersebut mulai diluncurkan pada pertengahan 2022. Tapi belum di jelaskan secara terperinci ada berapa banyak karyawan yang berminat terhadap opsi tersebut.

Laporan dari Wall Street Journal, bahwa karyawan dapat memilih untuk menyimpan hingga 20 persen dari dana pensiun mereka di Bitcoin.

Baca Juga: Dampak Elon Musk Membeli Saham Twitter ke Pasar Kripto Dogecoin

Dave Gray, kepala penawaran dan platform pensiun tempat kerja Fidelity, mengatakan bahwa Fidelity berencana menambahkan dukungan cryptocurrency lain di beberapa titik untuk masa depan.

“Sebagai pemimpin dalam aset digital, kami sangat senang menjadi yang pertama menawarkan paparan bitcoin kepada pemberi kerja untuk jajaran inti 401(k) yang mencerminkan komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang dan keyakinan kami pada janji teknologi blockchain untuk masa depan industri keuangan,” kata Gray.

Seperti dicatat oleh Fidelity, perusahaan intelijen bisnis MicroStrategy adalah yang pertama mengumumkan bahwa mereka telah mengadopsi opsi dana pensiun Bitcoin.

Perusahaan, yang dipimpin oleh pendukung Bitcoin Michael Saylor, memperoleh $250 juta dalam bentuk Bitcoin pada tahun 2020 dan terus membeli cryptocurrency sebagai bagian dari strategi keuangannya.

Baca Juga: Bitcoin dan ETH Alami Pengurangan Pasokan, Justru Jadi Hal yang Baik?

Namun, Komisi Sekuritas dan Pertukaran (SEC) keberatan dengan cara MicroStrategy memperhitungkan aset Bitcoinnya di salah satu pengajuan SEC tahun lalu

MicroStrategy menggunakan ukuran non-GAAP, atau metode pelaporan pendapatan yang tidak didasarkan pada Prinsip Akuntansi yang Diterima Secara Umum (GAAP), untuk memperhitungkan aset digitalnya.

Fidelity mungkin menghadapi beberapa penolakan pada penawaran barunya. Bulan lalu, Departemen Tenaga Kerja AS memperingatkan fidusia agar tidak menawarkan opsi untuk menabung untuk masa pensiun dalam cryptocurrency.

Meski dengan tujuan untuk melindungi tabungan pensiun pekerja AS. Karena   jenis investasi ini menghadirkan risiko dan tantangan yang signifikan bagi peserta.