Pintu Beri Respon Terkait Perbedaan Pandangan Bappebti VS OJK Terkait Kripto

CMO PINTU Timothius Martin.
CMO PINTU Timothius Martin.

Selular.ID – Pintu beri tanggapan terkait OJK larang perbankan fasilitasi transaksi kripto, yang jadi perbedaan pandangan dengan Bappepti sebagai lembaga komoditi yang melindungi aset kripto

Bersamaan dengan ungkapan OJK, banyak menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen dari aspek perlindungan konsumen terkait aset kripto.

Padahal Bappepti sebagai lembaga yang memiliki fungsi umum untuk meregulasi perdagangan komoditi, valuta asing dan berjangka.

Pernyataan OJK tersebut mendapat perhatian hingga dikancah Internasional, apalagi para aktor yang berperan di dunia kripto. Karena bisa menjadi resiko yang merusak aset kripto.

Baca Juga: Penggalangan Dana Dapat Dilakukan Dengan Menggunakan NFT

Perlu diketahui, bahwa OJK dan Bappebti menaungi hal yang berbeda karena OJK menjadi regulator di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.

Sedangkan Bappebti lebih memberikan inovasi terkait pengembangan, pembinaan, dan pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, dan Pasar Lelang Komoditas.

Untuk sistem Blockchain seperti kripto berada diranah  Bappebti, Seperti yang diungkap Timothius Martin CMO Pintu  juga memaklumi perbedaan pandangan antara OJK dengan Bappebti.

Karena menurut Timothius hadirnya inovasi teknologi, menjadi hal yang wajar. Dengan adanya perbedaan pendapat jadi bisa saling belajar dan melengkapi.

Baca Juga: Selular Congress 2022: NFT, Kripto dan Metaverse, The Next Big Things?

“Menurut aku itu adalah hal yang normal dengan hadirnya inovasi teknologi baru, yang satu sisi mau memajukan inovasi, satu lagi mau memajukan dari segi literasi hingga kepuasan konsumen.” Ujar Timothius

Timothius juga memaklumi, karena OJK bisa jadi kurang paham karena untuk sistem blockchain seperti kripto adalah hal yang baru bagi lembaga tersebut.

“Asset cryptocurrency atau NFT ini disitu mungkin OJK belum paham karena masih baru dan itu hal yang normal” pungkas Timothius

Ia juga menambahkan  ketiga lembaga tersebut seperti OJK, Bappebti, dan BI kedepannya akan berbicara bersama untuk memberikan kenyamanan konsumen tanpa mengurangi inovasi.