Iphone 13 Laris Manis, Catat 40 Juta Unit Terjual di Pasar Global

iPhone

Selular.ID – Setelah Apple resmi meluncurkan seri produk iPhone 13, ini telah terjual cukup baik di seluruh dunia, karena tercatat ada 40 juta unit yang laris manis terjual di pasar global dalam periode libur nataru.

Padahal sebelumnya diprediksi oleh para ahli bahwa  penjualan iPhone 13 akan melemah disaat liburan Natal 2021 dan tahun baru 2022. Namun pada akhirnya perkiraan tersebut ditepis oleh data yang mencatat bahwa ada 40 juta unit yang sukses terjual.

Baca Juga: iPhone 14 Bakal Adopsi Desain Punch Hole di Layar

Catatan tersebut diraih hanya dari periode liburan Natal dan Tahun baru saja, yang info dari MacRumours,  diperoleh dari analis Wedbush Daniel Ives mengatakan penjualan iPhone 13 di masa liburan Nataru menyentuh angka 40 juta unit.

Daniel Ives selaku analis juga menegaskan bahwa tempo penjualan dan permintaan iPhone 13 akan semakin kencang di tahun 2022. Ia juga mengungkap bahwa Apple telah berhasil mengatasi masalah kelangkaan pasokan iPhone 13. Maka dari itu menjadi salah satu kunci sukses Apple menjual produk smartphonenya.

Berkat kesuksesaan Apple dalan penjualan iPhone 13 juga diprediksi bahwa Apple akan segera mencapai pangsa pasar 3 triliun. Untuk sekedar informasi, Apple baru saja menjadi perusahaan publik pertama di dunia yang mencapai pangsa pasar 3 triliun kemarin.

Selanjunya kesuksesan Apple di pasar Global juga disebabkan oleh pasar smartphone di Tiongkok yang telah mengalami kenaikan secara drastis, karena tercatat perangkat iPhone 13 dan 12 masih dicari maka dari itu pasar Tiongkok akan menjadi Benchmark dari produk iPhone kedepannya.

Baca Juga: Apple Andalkan Samsung dan LG Untuk Layar iPhone 14 Series

Maka dari itu Kemungkinan besar bahwa unit iPhone yang terjual di Tiongkok akan makin banyak mengingat tingginya antusiasime warga setempat terhadap produk-produk besutan Apple.

Analis tersebut prediksi bahwa penjualan iPhone 13 akan terus tumbuh pada tahun 2022,  karena sukseskanya perusahaan teknologi yang tidak dapat memenuhi permintaan pada Q4 2021.

Permintaan melebihi pasokan sebesar 12 juta unit pada kuartal terakhir. Oleh karena itu, pasokan akan berkurang dalam dua kuartal berikutnya (Q1 2022 dan Q2 2022) hingga kelangkaan berkurang di Semester 1 2022.