Tesla Dituntut Secara Hukum Oleh Beberapa Karyawan Wanita Atas Pelecehan Seksual

Tesla di Tuntut Secara Hukum Oleh Beberapa Karyawan Wanita Atas Kasus Pelecehan Seksual

Jakarta, Selular.ID – Tesla Menutup Akhir Tahun dengan menuai kontoversi, setelah adanya tuntutan secara hukum kepada Tesla karena telah terjadi aksi pelecehan seksual di pabrik mobil listrik yang bermarkas di California.

Sebanyak 6 tuntutan secara terpisah, semuanya dari karyawan wanita yang bekerja di perusahaan mobil listrik asal Amerika itu, dalam laporan tersebut telah terungkap bahwa rekan kerja pria mereka sering membuat komentar cabul terhadap tubuh atau pakaian mereka, serta terlibat dalam perilaku kasar seperti catcalling dan sentuhan yang tidak pantas.

Tuntutan hukum kepada Tesla ini datang tidak sampai sebulan sebelumnya ada dua wanita lain mengajukan gugatan terhadap pelecehan seksual. Sebelum melakukan tuntutan hukum Beberapa wanita bahkan mengenakan pakaian longgar untuk menyembunyikan tubuh mereka

BACA JUGA: Promosikan Peluit Tesla Rp700 Ribu, Elon Musk Sindir Kain Lap Apple

Seperti ungkapan seorang wanita bernama Jessica Brooks, mengatakan dia mengikatkan kemeja flanel di pinggangnya untuk menyembunyikan bagian belakangnya dalam upaya menghindari pelecehan. Dia bahkan membarikade dirinya di tempat kerjanya dengan kotak.

Laporan Brooks kepada Washington Post, dia memberi tahu HR (Human Resource) di Tesla tentang masalah ini tetapi pihak HR tidak menindak kejadian ini dengan serius. Karena wanita lain yang meminta perhatian pada perilaku tersebut mengklaim bahwa mereka menghadapi respons yang sama seperti yang didapat Brooks mereka menuduh perilaku itu tidak ditangani, dan mereka hanya dipindahkan ke lokasi lain di pabrik.

BACA JUGA: Oppo Siap Kuasai Pasar India Dengan Membuat Mobil Listrik Pada 2024

Kondisi bertambah buruk melihat Cuitan Twitter CEO Tesla, Elon Musk yang terlihat men-tweet lelucon yang menyebutkan “69” merujuk kepada hal seks atau “420” merujuk kepada dukungan kepada Narkoba dan konten kekanak-kanakan lainnya.

Selain Tesla perusahaan yang dimiliki Elon Musk seperti SpaceX juga mengalami kasus yang sama, karena Seorang mantan insinyur dari perusahaan antariksa tersebut telah menerbitkan sebuah esai yang menyatakan bahwa dia dilecehkan secara seksual di tempat kerja.

Ramainya terkait kasus pelecehan yang dialami oleh dua perusahaan milik Elon Musk ini, belum di tanggapi secara terbuka atas keluhan tersebut.