Surge Gelar Jaringan Fiber Optik Sepanjang 2.800 Km di Rel Kereta Api, Rampung Q1 2022

Surge

Jakarta, Selular.ID – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melaporkan bakal fokus mengelar jaringan fiber optik di rel kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) sepanjang 2.800 km.

Dalam akselerasi penyelesaian pembangunan jaringan serat optik ini, Surge menggandeng beberapa rekanan, yakni perusahaan infrastruktur telekomunikasi PT Prasetia Dwidharma dan perusahaan infrastruktur perkeretaapian PT Sarida Utama, serta dukungan fasilitas pembiayaan dari Bank Negara Indonesia (BNI).

Direktur Utama Surge, Hermansjah Haryono untuk memastikan percepatan penggelaran serat optik baru-baru ini juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama perusahaan infrastruktur global asal Jepang Mitsui & Co, Ltd.

“Secara bertahap, kami terus  memperkuat jaringan infrastruktur Surge untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Perseroan menargetkan keseluruhan jaringan fiber optik telah dapat dioperasikan secara menyeluruh pada kuartal pertama (Q1) tahun 2022 ,” terang Herman.

Sejauh ini Surge melalui anak usaha PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) yang tengah dalam tahap penyelesaian pembangunan jaringan serat optic berkapasitas besar di sepanjang rel kereta api di Pulau Jawa.

Hingga kini, progres pembangunan sudah selesai mencakup ruas Manggarai – Bogor, Manggarai – Cikarang, DKI Jakarta; dan Cikarang – Bandung.

Ke depan, perseroan akan berfokus pada pengembangan tiga layanan utama, yakni jaringan infrastruktur melalui konektivitas (connectivity), media dan hiburan (media & entertainment), serta pemenuhan kebutuhan harian masyarakat (daily needs).

Sekedar tambahan  Perusahaan konektivitas infrastruktur digital ini kembali mencatatkan pertumbuhan positif di tengah tantangan pandemi dengan mencatatkan laba bersih senilai Rp7,2 miliar.

Laba ini meningkat sebesar 685% dibandingkan periode 31 Desember 2020. Selain itu, sisi pendapatan bersih Surge mencetak pertumbuhan hingga 517 persen menjadi Rp 292,8 miliar per 30 September 2021 dari yang sebelumnya Rp 47,5 miliar per akhir tahun 2020.

Surge juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 144 miliar yaitu menjadi Rp654,5 miliar per 30 September 2021, di mana sebelumnya aset perseroan tercatat di angka Rp 516,7 miliar pada akhir tahun 2020.