Pengguna TikTok Bisa Upload Konten HD, Ini Caranya

Pengguna TikTok Bisa Upload Konten HD, Ini Caranya

Jakarta, Selular.ID – TikTok mengumumkan serangkaian perubahan yang akan datang di aplikasi versi mobilenya, termasuk peningkatan resolusi dan juga efek baru.

Salah satu perubahan baru utama yang akan diluncurkan di negara tertentu adalah opsi untuk mengunggah dalam 1080p. Saat mengunggah video, pilih Opsi lainnya lalu alihkan tombol Unggah HD untuk mengaktifkan pengunggahan dalam 1080p.

TikTok juga memungkinkan penggunaan efek Green Screen di atas GIF. Pengguna dapat memilih GIF melalui perpustakaan mitra TikTok Giphy, dan kemudian melapisi video di atas GIF menggunakan efek Green Screen.

Selain itu, fitur Visual Enhancement baru meningkatkan kualitas gambar video dengan satu tap. Fitur ini dapat melakukan perubahan dasar termasuk kompensasi exposure, koreksi warna dan peningkatan gambar dalam kondisi cahaya redup atau low-light pada video yang direkam langsung atau diunggah dari galeri.

Voice Effect menggunakan sintesis audio dan memungkinkan audio, apapun di video untuk disuguhkan seperti suara hewan atau instrumen musik. Untuk mengakses fitur ini, pengguna perlu mengetuk tombol Voice Effect di panel kanan halaman Editing.

Sebelumnya TikTok mengumumkan kebijakan baru untuk lindungi remaja dari Hoax berbahaya.TikTok akan mulai menghapus peringatan tentang hoax yang membahayakan diri.

Selanjutnya, TikTok akan tetap memperbolehkan adanya pembicaraan mengenai hal ini, karena dapat meredam kepanikan dan memberikan informasi yang akurat. TikTok juga mengembangkan teknologi yang memberikan peringatan kepada tim keamanan jika tiba-tiba terjadi peningkatan konten yang melanggar panduan dan terhubung pada tagar tertentu.

Kini, TikTok memperluas teknologi ini untuk menangkap perilaku yang berpotensi berbahaya. Contohnya, saat tagar #FoodChallenge biasa digunakan untuk berbagi resep masakan, jadi jika ada peningkatan konten di tagar tersebut yang melanggar panduan TikTok, tim moderasi akan diperingkatkan untuk mencari penyebabnya dan lebih siap untuk mengambil langkah dalam menghadapi tren atau perilaku berbahaya tersebut.

TikTok juga bekerjasama dengan Dr. Graham, Dr. Brion-Meisels, dan Anne Collier (Pendiri dan Direktur Eksekutif The Net Safety Collaborative) untuk menambah sumber daya terbaru di Pusat Keamanan, khusus tentang tantangan online dan hoax.

Baca Juga:Berikut Deretan Video TikTok Yang Viral Selama Tahun 2021

Sumber daya ini termasuk juga saran untuk para wali dalam membahas topik tersebut bersama anak remaja.

TikTok juga mengembangkan bahasa yang digunakan di label peringatan dan mengingatkan pengguna untuk mengunjungi Pusat Keamanan sebagai acuan informasi lebih lanjut termasuk pencarian informasi tidak benar terkait bunuh diri dan melukai diri sendiri.