Metaverse Tidak Memikat Hati Elon Musk, Kenapa?

Metaverse Tidak Memikat Elon Musk, Kenapa?

Selular.ID – Metaverse saat ini menjadi tren teknologi yang sedang booming, karena hadirnya teknologi akan menjadi revolusi dunia, namun berbeda bagi Elon Musk yang, tidak terpikat dengan dunia digital tersebut.

Justru Elon Musk menganggap hadirnya Metaverse menjadi revolusi dunia teknologi, tidak akan sesuai denga napa yang telah digambarkan oleh beberapa perusahaan teknologi yang sedang mengembangkan dunia digital tersebut.

Karena nantinya dengan adanya Metaverse, manusia mulai meninggalkan dunia fisik untuk hidup secara virtual. Ia bahkan menambahkan bahwa headset VR cenderung memicu Motion Sickness saat bermain video game.

Baca Juga: Syahrini Sambut Metaverse, Jual Tiket Konser Lewat Binance NFT

“Saya tidak melihat seseorang memasang layar ke wajah mereka sepanjang hari, jadi Saya tidak tahu apakah saya harus membeli barang metaverse ini, meskipun orang banyak berbicara kepada saya tentang hal itu,” kata Musk dalam wawancara The Babylon Bee, terkait Metaverse.

“Itu akan merusak penglihatanmu, kan? Dan sekarang kita punya TV secara harfiah di sini (di wajah). Apakah itu baik untukmu?” tambah Musk.

Dilansir dari The Verge, kritik Musk terhadap metaverse berfokus pada kurangnya kasus penggunaan yang menarik dan pengalaman yang mengecewakan bagi konsumen. Dia pun menekankan bahwa dirinya sebagai salah satu orang yang memahami potensi Internet pada tahun 1995.

Elon Musk juga menyindir Web3 yang ia anggap sebagai konsep demokratisasi internet, membangunnya kembali di sekitar Blockchain. Dia menjelaskan adanya Web3 justru menajadikan ‘lebih banyak pemasaran dari kenyataan’.

Baca Juga: Berikut 5 Daftar Marketplace NFT Asli Buatan Indonesia

Metaverse menjadi booming setelah Facebook mengganti namanya menjadi META dan sedang mengerjakan projek teknologi dunia digital tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

META mendorong teknologi ini lewat  VR, membuat Metaverse-nya menjadi lebih bermakna karena terhubung dengan orang lain. Namun konsep yang sedang dikembangkan itu ternyata masih jauh dari sempurna, Menurut Nick Clegg Wakil perusahaan untuk urusan komunikasi global.

“Jika saya mengangkat kepala, itu karena saya sedang minum kopi dan headset jelek ini terlalu besar untuk saya minum kopi tanpa menggerakkan headset saya,” ungkap Nick kepada Financial Times.