spot_img
BerandaDevicesSmartwatch Samsung Akan Menggunakan Tenaga Surya

Smartwatch Samsung Akan Menggunakan Tenaga Surya

-

Jakarta, Selular.ID – Samsung dikabarkan akan memperkenalkan jam tangan pintar bertenaga surya di produk selanjutnya. Teknologi ini bisa memastikan wearable device di pergelangan tangan tidak akan pernah kehabisan baterai.

Teknologi ini bukan sama sekali baru. Produsen jam tangan seperti Garmin dan Casio telah membuktikan kalau menggunakan tenaga surya adalah hal yang mungkin. Namun, jika Samsung ikut-ikutan juga, itu bisa membuka jalan bagi lebih banyak brand besar untuk mengikuti arus dan memecahkan salah satu masalah terbesar yang sering dialami para pengguna smartwatch, yaitu masa pakai baterai yang cepat habis.

Ukuran jam tangan relatif kecil dari jam tangan pintar, yang berarti sebagian besar ruang di dalamnya hanya untuk baterai. Untuk itu, Samsung menjajaki kemungkinan menempatkan baterai surya di dalam tali jam. Karena, Samsung sudah mengajukan paten untuk “perangkat elektronik yang terdiri dari tenaga surya dari berbagai jenis” dengan perusahaan paten merk dagang United States Patent and Trademark Office (USPTO) pada Juli 2019. Ini memberikan dokumentasi tambahan pada tahun ini.

Smartwatch Samsung Generasi terbaru akan menggunakan Tenaga Surya

Sesuai dokumentasi dari USPTO, Samsung ingin menambahkan dua baterai surya di tali jam, masing-masing di kedua sisi badan jam. Ini akan menggunakan polimer dengan titik-titik kuantum untuk mengubah jalur cahaya, sementara berbagai sel surya akan melakukan konversi fotolistrik. Ini akan memungkinkan baterai untuk mengumpulkan energi matahari yang cukup terlepas dari bagaimana perangkat dipakai.

Baca juga :  Sekarang Bisa Browsing Internet di Samsung Galaxy Watch 4

Smartwatch Samsung Generasi terbaru akan menggunakan Tenaga Surya

Samsung juga dapat menggunakan berbagai jenis sel surya dengan pita panjang gelombang yang berbeda untuk mencapai efisiensi tinggi. Semua ini akan memastikan bahwa beberapa jam paparan sinar matahari rendah masih bisa mengisi baterai. Informasi yang menyenangkan bagi para pengguna smartwatch bahwa tidak ada lagi keresahan dengan jam tangan pintar yang mudah kehabisan baterai.

Baca juga :  Samsung Diprediksi Bakal Kantongi Laba Kuartal Terbaiknya di Tahun Ini

Permohonan paten memang bukan sebuah konfirmasi resmi perangkat itu sedang dalam pengerjaan. Tetapi fakta bahwa USPTO memberikan dokumentasi tentang Samsung yang membuat paten tenaga surya, pada awal tahun ini menunjukkan proses pengembangan sedang berlangsung.

spot_img

Artikel Terbaru