spot_img
BerandaNewsMarket UpdateVarian Reno Berkontribusi Hingga 30 Persen Dari Penjualan Oppo di Indonesia

Varian Reno Berkontribusi Hingga 30 Persen Dari Penjualan Oppo di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Akhir Agustus lalu, Oppo resmi memperkenalkan varian Reno 6 Series 5G. Smartphone terbaru di jajaran Reno ini, mencoba memanfaatkan momentum layanan 5G yang sudah memasuki masa komersialisasi di Indonesia.

Oppo Reno6 Series 5G terdiri dari Oppo Reno6 5G dan Oppo Reno6 Pro 5G. Masing-masing dibanderol Rp7,9 juta dan Rp10,9 juta. Smartphone ini sudah tersedia di Oppo Gallery, Oppo Store, gerai partner smartphone yang menjual Oppo, dan mitra e-commerce Oppo.

Sebagai flagship terbaru, kedua smartphone tersebut didesain sesuai dengan tiga karakteristik utama dan menjadi perhatian Oppo di era 5G yaitu: Ultra High Speed Rate, Ultra High Density dan Ultra Low Latency.

Beragam fitur yang ditawarkan oleh Oppo Reno6 Series 5G, terbukti memberikan konektivitas 5G yang terbaik dengan tetap memastikan efisiensi daya. Salah satu fitur unggulan dari smartphone terbaru Oppo itu adalah Portrait Video.

Fitur ini memberikan pengalaman video terbaik kepada para pengguna, pasalnya Oppo fokus pada 4 tahapan proses video end-to-end mulai dari pengambilan gambar (shooting) dan pengeditan (editing), hingga penayangan (viewing) dan berbagi (sharing).

Dengan fitur Portrait Video, Reno6 Series 5G dapat langsung digunakan di jaringan 5G yang telah tersedia di Indonesia, pengalaman membuat video menjadi semakin cepat dan nyaris tanpa jeda atau delay.

Melalui beragam fitur inovatif dan terdepan di kelasnya, tak heran varian Reno selalu menjadi buruan masyarakat. Meski ekonomi Indonesia belum sepenuhnya pulih, karena kebijakan PPKM masih berlaku, termasuk Jakarta.

Baca juga :  Faktor Kelangkaan Komponen, Perilisan Galaxy S21 FE Diundur

Menurut PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto, kebutuhan ponsel di era pandemi Covid-19 saat ini bisa dibilang cukup meningkat. Hal ini karena hampir semua aktivitas membutuhkan dan menggunakan ponsel.

“Secara umum pandemi membuat daya beli masyarakat melemah. Namun untuk segmen menengah sebenarnya tidak terlalu terpengaruh. Apalagi dengan kebijakan WFH, masyarakat dapat mengurangi biaya-biaya lain, seperti transportasi sehingga punya dana lebih yang bisa digunakan untuk berbelanja smartphone,” ujar Aryo.

Itu sebabnya, di tengah pandemi yang belum usai, Oppo berkomitmen untuk tetap meluncurkan varian flagship terbaru, Reno6 5G Series. Selain sejalan dengan tren teknologi 5G, kehadiran Reno6 5 Series juga bertujuan mendongkrak penjualan sehingga bisa meningkatkan market share Oppo di Indonesia, imbuh Aryo.

Baca juga :  Kinerja TSMC Terkerek Melambungnya Permintaan Chip

Ia mengungkapkan, dengan tingginya animo masyarakat, varian Reno bisa disebut sebagai tulang punggung Oppo di segmen flaghship. Terbukti mampu Reno berkontribusi 25% – 30% penjualan Oppo di Indonesia.

Aryo menambahkan, era 5G akan mendorong vendor memanfaatkan peluang yang tumbuh di masyarakat.  Wajar jika di tahun ini persaingan bisnis ponsel kedepan adalah persaingan dalam upaya produsen ponsel menyakinkan perangkat 5G ke masyarakat.

“Selain itu persaingan sesungguhnya dari perangkat smartphone adalah lebih kepada layanan yang diberikan bukan hanya soal spesifikasi perangkat,” pungkasnya.

spot_img

Artikel Terbaru