BerandaNewsPolicyPerkuat Manfaat 5G, Menkominfo: Dibutuhkan Sinergitas Lintas Sektoral  

Perkuat Manfaat 5G, Menkominfo: Dibutuhkan Sinergitas Lintas Sektoral  

-

Jakarta, Selular.ID – Guna memaksimalkan manfaat 5G di Indonesia, dibutuhkan sinergitas antarmitra lintas sektoral. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menekankan ada tiga bidang yang setidaknya membutuhkan sinergi lebih lanjut.

“Tiga bidang yang juga membutuhkan sinergi lebih lanjut antar mitra lintas sektoral  itu dalam hal Meningkatkan Komponen Dalam Negeri (TKDN), pengembangan aplikasi dan talenta digital,” paparnya dalam Tech Conference 2021 CNBC Indonesia ‘Future of 5G, Global Connectivity, Cloud Computing & Internet of Things’ di Jakarta.

Untuk penerapan TKDN, Menkominfo menilai sangat penting untuk memastikan perangkat 5G yang diproduksi di Indonesia mengandung nilai TKDN minimal 30%.

“Lalu dalam pengembang aplikasi lokal juga perlu dibina lagi melalui ketersediaan ekosistem pengembangan aplikasi berbasis komunitas yang menjamin daya saing dengan aplikasi global, mengingat era 4G telah menghasilkan banyak aplikasi unicorn di Indonesia,” jelasnya.

Untuk talenta digital, Menteri Johnny juga menyatakan untuk mendukung operasional 5G juga membutuhkan keterampilan yang lebih maju. “Oleh karena itu akan lebih banyak kursus terkait 5G tentang RAN terbuka, integrator sistem, komputasi canggih, jaringan, dan lainnya,” tuturnya.

Hal ini penting untuk dilakukan, karena jaringan 5G merupakan game changer dengan dampak yang luas terhadap konektivitas, dan berpotensi membawa banyak manfaat ekonomi bagi Indonesia.

Teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, big data, virtual reality, dan lainnya akan dapat dimanfaatkan secara luas oleh para pemangku kepentingan baik dari sektor publik maupun swasta di Indonesia.

Baca juga :  Percepatan Pengembangan Pita 2.3GHz Untuk Industri

“Masa depan 5G, konektivitas global, komputasi awan, dan IoT dipenuhi dengan peluang yang siap dimanfaatkan. Melalui tata kelola yang komprehensif dan sinergi teknologi 5G di sektor publik dan swasta, bersama-sama kita dapat membawa Indonesia lebih dekat menuju masa depan yang lebih terhubung, lebih digital, dan lebih sejahtera,” tegasnya.

Melalui upaya kolaborasi dengan Mobile Network Operators (MNOs), layanan 5G telah beroperasi secara komersial di berbagai wilayah di Indonesia sejak Mei 2021.

Baca juga :  5G Sapa Papua

Pada tahap awal ini, layanan 5G tersedia di 9 wilayah di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar. Ke depan, cakupan area 5G akan terus diperluas di Indonesia.

“Kami, Kementerian Kominfo akan melakukan yang terbaik untuk mengolah dan memperbaharui spektrum frekuensi untuk mendukung 5G dan tentu saja, saya berharap operator jaringan seluler juga harus menunjukkan komitmen mereka untuk mengalokasikan lebih banyak belanja modal (capital expenditure) untuk infrastruktur 5G. Ini diperlukan agar lebih banyak investasi pada infrastruktur TIK, dalam hal ini 5G,” tandas Johnny.

Artikel Terbaru