Beranda Insight Pemerataan Akses Internet Sasar Pelaku UMKM dan Pariwisata  

Pemerataan Akses Internet Sasar Pelaku UMKM dan Pariwisata  

-

Jakarta, Selular.ID – Pembangunan infrastruktur ICT yang lebih merata ke seluruh wilayah tanah air memang salah satunya ditujukan untuk mendukung laju pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pelaku wisata bermigrasi dari ruang fisik ke ruang digital.

Di era baru yang didorong pandemi Covid-19 tak dipungkiri terjadi akselerasi transformasi digital, yang dimana pelaku UMKM dan pariwisata perlu berbegas untuk menyesuaikannya.

Baca juga: Dukung UMKM Lokal, Ini Dia Langkah Tokopedia dan Modalku

Langkah percepatan pembangunan infrastruktur ICT itu menjadi penting, karena tak dipungkiri GDP nasional kita saat ini disumbang 60% oleh UMKM dan ada 64 juta UMKM fisik yang harus segera kita hantar mereka bergerak dalam ruang digital.

“Dengan deployment infrastruktur harapannya, tentu UMKM kita yang menjadi soko guru ekonomi dan atau penopang utama GDP nasional kita menjadi tuan rumahnya sendiri,” papar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam Forum Merdeka Barat 9 yang bertajuk Semakin Bangga Buatan Indonesia 2021, di Media Center Kominfo, Jakarta.

Jhonny melanjutkan guna mendukung pelaku UMKM dan wisata, lalu berdasarkan keberpihakan politik yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Kominfo dalam hal ini  berupaya mengenjot peningkatkan internet guna memperkecil disparitas internet antar wilayah nasional.

Baca juga: Strategi e-Commerce dan Dukungannya untuk Pelaku UMKM di Indonesia

“Setidaknya, tahun 2020 sudah ada 3 juta yang Onboarding. Lalu kita memanfaatkan 9 satelit telekomunikasi dan mudah-mudahan akan menempatkan orbit nanti pada tahun 2023, satu satelit multifungsi Satelit Republik Indonesia atau SATRIA-1 dengan kapasitas 150 Gbps yang akan mendukung 150.000 titik pelayanan publik. Satelit ini merupakan salah satu satelit terbesar di Kawasan Asia,” jelasnya.

Perlu Anda ketahui saat ini ada 3.435 desa di wilayah komersial yang harus diselesaikan oleh seluruh operator seluler. “Paling lambat saya minta diselesaikan pengerjaannya pada tahun 2022 agar secara simultan membangun last mile (BTS) dan akses internet yang langsung dihubungkan ke satelit itu, bersamaan dengan Kominfo membangun 9.113 desa. Dengan demikian, nantinya di Tahun 2022 seluruh 83.548 desa di Indonesia sudah tersedia akses internet 4G,” tandasnya.

Artikel Terbaru