Beranda Insight Tren Staycation Meningkat di Bulan Ramadan

Tren Staycation Meningkat di Bulan Ramadan

-

Jakarta, Selular.ID – Jelang periode Ramadan 2021 ini tepatnya pada 25 Maret—1 April 2021, Pegipegi melakukan survei untuk mengetahui preferensi pulang kampung Lebaran 2021 masyarakat Indonesia.

Survei ini diikuti oleh lebih dari 700 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.  Priya Vohra, VP of Business Operations Pegipegi mengungkapkan berdasarkan survei yang dilakukan, “terungkap bahwa sebanyak 69% masyarakat berencana untuk staycation pada saat Lebaran, dan 28% masyarakat ingin melakukan staycation di luar kota namun masih dekat dengan kota tempat tinggal,” katanya, dalam acara Pegipegi Virtual Media Gathering, Selasa (20/4).

Baca juga: Transaksi Q1 Tumbuh 3x Lipat, Tiket.com Tancap Gas di Q2 2021

Lalu berdasarkan hasil survei ini juga diketahui faktor-faktor yang memengaruhi responden memutuskan tidak pulang kampung. Di antaranya, 77% responden merasa khawatir tertular virus Covid-19 ketika bepergian, 61% responden khawatir membawa virus Covid-19 ke keluarga, 45% responden belum mendapatkan vaksinasi, 40% responden khawatir daerah tujuannya termasuk dalam Zona Merah Covid-19, dan 38% responden karena harga tiket relatif masih mahal.

Kebijakan larangan mudik ini juga diprediksi akan dapat meningkatkan tren staycation sebagai alternatif masyarakat yang tidak mudik pada periode Lebaran. Alice Sulistyawati, Corporate Director of Sales Tauzia Hotel Management Indonesia mengatakan, saat ini pemesanan hotel pada periode Lebaran sudah mulai terlihat ada kenaikan sebanyak 30% dari periode new normal selama pandemi.

Dan perlu Anda ketahui dalam survei ini masyarakat juga sudah dapat menyesuaikan diri terhadap situasi pandemi dengan lebih mengedepankan protokol kesehatan ketika bepergian.

Baca juga: Realme Siap Gelar Ramadan Big Sale

Hal ini diperkuat dengan persiapan yang perlu dilakukan jika ingin pulang kampung di tengah pandemi, di antaranya adalah membawa safety kit seperti masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan, dan lain-lain (99%), mengecek kesehatan untuk memastikan keamanan ketika pulang kampung (93%), berusaha menjaga jarak dan menghindari kerumunan (92%), dan membawa peralatan makan serta ibadah pribadi (61%).

“Kami melihat masih ada keinginan masyarakat untuk pulang kampung tahun ini. Namun, karena pandemi ada beberapa hal yang dibatasi sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 lebih luas lagi. Untuk menjawab hal itu, Pegipegi ingin menjembatani kebutuhan masyarakat dan sekaligus mendukung kebijakan dari pemerintah melalui kampanye #KebersamaanTanpaBata,” tutur Priya.

Baca juga: 5 Tips Jualan Laris Manis di Bulan Ramadan ala Tokopedia

Untuk kampanye ini, PegiPegi memberikan harga terjangkau bagi konsumen dengan menggunakan promo KURMA (Kejar Untung Ramadan) yang menyediakan diskon hingga 50% dan tambahan diskon dari partner bank kami hingga Rp550.000 untuk semua produk Pegipegi.

“Kami turut menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bepergian dengan memanfaatkan fitur Pegipegi Travel Protection, Clean & Safe Stay, dan juga gratis Rapid Test Antigen untuk berbagai penerbangan. Sementara bagi masyarakat yang tidak pulang kampung, kami memberikan alternatif untuk tetap dapat menikmati momen bersama keluarga dengan staycation di hotel favorit,” tandasnya.

Artikel Terbaru