Saturday, September 26, 2020
Home News Telco Dua Vendor Jepang Berpeluang Gantikan Huawei di Jaringan 5G Inggris

Dua Vendor Jepang Berpeluang Gantikan Huawei di Jaringan 5G Inggris

-

Jakarta, Selular.ID – Pemerintah Inggris telah meminta Jepang untuk membantu membangun jaringan nirkabel 5G tanpa Huawei Technologies, kata Nikkei pada hari Minggu, langkah lebih lanjut dalam perang teknologi dan keamanan global antara Amerika Serikat dan Cina.

Seperti dilaporkan Ruters, Inggris menunjuk NEC Corp dan Fujitsu Ltd sebagai pemasok alternatif potensial bagi Huawei, harian bisnis itu melaporkan, tanpa mengutip sumber.

Pejabat Inggris bertemu dengan rekan-rekan mereka di Tokyo pada Kamis, dua hari setelah Inggris memerintahkan peralatan Huawei dibersihkan dari jaringan 5G pada akhir 2027, kata Nikkei.

Ketika Inggris bersiap untuk meninggalkan Uni Eropa, kekhawatiran atas keamanan Huawei telah memaksa Perdana Menteri Johnson untuk memilih antara Amerika Serikat dan Cina, yang menimbang aliansi kritis terhadap miliaran investasi.

Nikkei mengatakan langkah terbaru ini mencerminkan upaya Inggris untuk membawa pemasok peralatan baru untuk mendorong persaingan dan membantu mengurangi biaya untuk operator nirkabel negara itu.

Kedutaan Inggris di Tokyo dan Fujitsu tidak segera menanggapi permintaan email atau teks pada hari Minggu. Sekretariat Kabinet Jepang dan NEC tidak menjawab panggilan. Huawei tidak punya komentar segera.

China menentang pengucilan perusahaan dari negara-negara tertentu tanpa bukti, dan hal itu dapat merusak kemajuan umat manusia, kata juru bicara kementerian luar negeri Cina Wang Wenbin ketika ditanya tentang laporan itu pada konferensi pers harian di Beijing, Senin.

Menteri digital Inggris Oliver Dowden, pekan lalu mengatakan Inggris bekerja dengan sekutunya untuk mendorong pesaing yang lebih kuat ke Huawei, menunjuk perusahaan dari Finlandia, Swedia, Korea Selatan dan Jepang.

Keputusan Inggris menjegal Huawei, tentu saja menguntungkan para rivalnya. Ericsson misalnya, berada di jalur terdepan dalam memanfaatkan kesempatan tersebut. Vendor jaringan asal Swedia itu, tidak menyia-nyiakan waktu untuk menjadikan dirinya alternatif yang bisa menyelamatkan rencana peluncuran 5G sesuai road map yang sebelumnya sudah disusun Inggris.

Menurut Arun Bansal, Presiden Divisi Eropa dan Amerika Latin Ericsson, pihaknya “memiliki teknologi, pengalaman, dan kapasitas rantai pasokan” untuk membantu menciptakan “jaringan 5G terdepan di dunia bagi masyarakat, bisnis, dan ekonomi Inggris.”

“Ericsson siap bekerja dengan operator Inggris untuk memenuhi jadwal mereka, tanpa mengganggu pelanggan”, kata Arun.

Ia menambahkan keputusan pemerintah Inggris “menghilangkan ketidakpastian yang memperlambat keputusan investasi” di sekitar recana penggelaran 5G negara itu.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO Nokia untuk Inggris dan Irlandia Cormac Whelan. 

“Kami memiliki kapasitas dan keahlian untuk mengganti semua peralatan Huawei di jaringan Inggris dalam skala dan kecepatan,” kata Cormac.

Latest