Wednesday, November 13, 2019
Home News Security WhatsApp: Jangan Terima GIF Sembarangan

WhatsApp: Jangan Terima GIF Sembarangan

-

Jakarta, Selular.ID – WhatsApp dilaporkan sudah memperbaiki celah keamanan yang memungkinkan penyerang mencuri data pribadi penggunanya.

Dilansir dari Gadgetsnow (3/10), bug keamanan itu muncul berupa GIF mengandung malware yang dikirimkan oleh seorang peretas.

Platform milik Facebook itu mengklaim masalah ini disebabkan oleh sebuah bug bernama ‘Double-Free’ yang memicu terjadinya kerusakan memori sehingga aplkasi didalamnya bisa berhenti bekerja atau mogok.

Melalui bug ini, maka akan memungkinkan peretas untuk mengakses masuk ke smartphone pengguna WhatsApp.

Baca juga: WhatsApp Uji Coba Penghapus Pesan Otomatis

Sementara itu, Sebuah web terpercaya, Github, memposting bahwa bug ini terletak pada cara WhatsApp menampilkan pratinjau foto, video, serta GIF didalam ruang obrolannya.

Bahkan, ‘Double Free’ diklaim memiliki akses masuk kepada galeri korbannya. Cara kerja dari bug ini cukup sederhanya. Pertama, sesuai dengan bentuknya yang berupa GIF, maka peretas akan memanfaatkan GIF tersebut yang didalamnya telah dirancang berisi file berbahaya atau malware untuk dikirimkan kepada korban.

Kemudian, ketika korban membuka WhatsApp galeri untuk melihat GIF tersebut maka secara otomatis peretas akan memperoleh akses masuk.

Perlu diwaspadai adalah exploitasi bug ini terjadi pada WhatsApp yang lebih baru, seperti versi WhatsApp 2.19.230 yang biasanya bekerja pada Android 8.1 dan Android 9, sesuai dengan yang dilaporkan para peneliti di Github.

Baca juga: Cara Membagikan Status WhatsApp ke Facebook Story

Para peneliti berjulukan ‘Awakened’ ini juga menambahkan kerentanan yang terjadi ini secara resmi telah diperbaiki pada WhatsApp versi 2.19.244. Hal ini berarti pengguna WhatsApp perlu memperbarui aplikasi merka untuk mendapatkan perbaikan tersebut.

Sementara itu, lebih baik jika pengguna WhatsApp juga tidak sembarangan membuka GIF ataupun lainnya dari obrolan yang tidak dikenal sebelumnya untuk menghindari terjadinya peretasan atau bahkan kejahatan lainnya.

Latest