My Republic Janjikan 1 Juta Jaringan Terhubung

Jakarta, Selular. ID – Layanan internet kini menjadi kebutuhan primer penduduk di kota besar.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi pengguna internet di Indonesia pada 2018 lalu mancapai angka 143,26 juta jiwa. Capaian ini setara dengan 54,7% populasi Indonesia. Dari angka tersebut, 79% di antaranya merupakan pengguna aktif yang mengakses internet setiap hari.

Rata-rata pemakaian internet per hari di Indonesia yaitu 8 jam 36 menit. Selama 2 jam 52 menit di antaranya digunakan untuk mengakses konten. Online video merupakan konten yang paling banyak diakses dengan angka pengguna mencapai 98%. Sedangkan, streaming dan online gaming menempati urutan kedua dan ketiga dengan jumlah pengakses masing-masing 50% dan 46%.

Melihat data ini tidak berlebihan jika My Republic berambisi untuk mentargetkan 1 juta jaringan di 2020.

“Setiap bulan penambahan pelanggan My Republic mencapai delapan ribu hingga 10 ribu pelanggan, sehingga My Republic optimis target tahun depan biaa terpenuhi,”ujar Handihianto Suryo Kentjono, Ceo My Republic Indonesia, di Jakarta (15/08/19).

Dikatakan Handihianto, saat ini My Republic memiliki jaringan 750 ribu hingga saat ini.

MyRepublic pertama kali hadir pada Juli 2015.Di Tanah Air, kehadirannya ada di Palembang, Medan Jabodetabek, Cibubur, Semarang, Malang, dan Surabaya.

Baca Juga :Sasar Gamer, My Republic Gandeng Sony Indonesia

Untuk diketahui, dengan koneksi fiber yang ditawarkan pihaknya menjamin kecepatan layanan unlimited dan stabil sesuai kebutuhan internet secara maksimal dan efisien.

Sebagai contoh, dengan kecepatan internet sebesar 50 Mbps, pelanggan hanya membutuhkan waktu sekitar 4 menit untuk mengunduh file sebesar 1,5 GB. Untuk file sebesar 40 GB waktu mengunduh yang dibutuhkan hanya sekitar 100 menit.