Sunday, November 17, 2019
Home News Market Update Terdepak dari Top 5, Advan Ubah Strategi

Terdepak dari Top 5, Advan Ubah Strategi

-

Jakarta, Selular.ID – Advan menjadi satu-satunya brand lokal yang bertahan di posisi Top 5 brand smartphone di Indonesia sepanjang 2018. Namun memasuki rahun 2019, mahkotanya goyah.

Lembaga riset Counterpoint dan Canalys pekan ini mengeluarkan laporan terbaru kuartal kedua 2019 mengenai Top 5 brand smartphone di Indonesia, di mana nama Advan tidak lagi terpampang.

Menanggapi laporan dua lembaga riset tersebut, GM Marketing Advan Aria Wahyudi menyampaikan itu adalah kondisi wajar.

“Turun-naik itu kondisi normal dalam bisnis. Sebenarnya secara bisnis (penjualan) Advan tidak turun, tapi yang di bawah itu yang naik, dan naiknya signifikan sekali. Bukan hanya kami, tetapi (peringkat) yang di atas kami juga menjadi korban, turun peringkat juga,” terang Aria di sela acara peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Hal itu menjadi catatan dan evaluasi perusahaan. Aria mengaku sadar betul yang lawannya bukan perusahaan main-main. Mereka mungkin sudah menggelontorkan ratusan miliar rupiah untuk bisa mencapai posisi seperti sekarang, taksirnya.

“Tetapi kami yakin betul, dengan rencana yang sudah disusun matang, kami akan coba mengambil posisi itu kembali, meskipun memang tidak mudah,” imbuhnya.

Guna bisa merebut kembali posisinya, Aria mengungkapkan sejumlah strategi yang akan dilancarkan Advan.

“Untuk melawan perusahan yang modalnya besar, kita harus smart. Musti hati-hati dan pintar melihat pasar ketika ingin meluncurkan sebuah produk, serta lebih efektif berkomunikasi. Advan punya produk yang bagus-bagus, tetapi sejauh ini belum terkomunikasikan dengan baik, misalnya dari sisi spesifikasi dan harga yang terjangkau. Jadi ke depan kami akan melakukan strategi komunikasi yang lebih intim ke konsumen agar dapat respon yang lebih positif,” papar Aria.

Terdepak dari Top 5, Aria mengaku Advan tetap tumbuh. Tetapi ia menyadari memang tidak sesignifikan rivalnya.

“Marketshare Advan masih sekitar 5 persenan. Tentu kita akan berupaya terus untuk bisa kembali masuk lima besar dengan strategi yang sudah kita siapkan,” tutup Aria.

Latest