Sunday, July 21, 2019
Home Devices Asus Sebut Kuasai 57 Persen Pasar Laptop Gaming Tanah Air

Asus Sebut Kuasai 57 Persen Pasar Laptop Gaming Tanah Air

-

Jakarta, Selular.ID – Berdasarkan laporan Newzoo, besaran pasar sektor game di Indonesia pada 2017 mencapai 8797 juta dolar AS. Jumlahnya diprediksi akan mencapai 1 miliar dolar AS pada 2019.

Dengan melihat itu, industri merupakan pangsa pasar yang potensial, sehingga tidak mengherankan jika beberapa brand cukup aktif dalam menghadirkan perangkat gaming seperti laptop gaming, salah satunya brand asal Taiwan, Asus.

Belum lama ini, berdasarkan data GFK, pada Kuartal I 2019, Asus mencatatkan market share pasar laptop mencapai 57 persen di Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga mengklaim bahwa Asus memuncaki posisi teratas dalam hal penguasaan pangsa pasar laptop gaming secara global. Data tersebut berdasarkan penelitian GFK per April 2019.

Jimmy Lin, Asus Regional Director, Southeast Asia menginformasikan pencapaiannya di sektor laptop gaming.

“Indonesia, adalah pasar yang penting bagi kami di Asia Pasifik. Kami memimpin dengan pangsa pasar 57 persen, dan tentu saja kami brand gaming nomor satu di sini,” ujarnya di Jakarta dipeluncuran laptop gaming ROG (11/09/19).

Asus juga membagikan capaiannya di beberapa kawasan di Asia Tenggara. Mereka mengaku menguasai lebih dari 30% pangsa pasar di Vietnam, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura, sekaligus jadi yang nomor satu di masing-masing negara tersebut.

Sementara itu, Asus juga mengukuhkan posisinya sebagai produsen laptop terkemuka dunia, termasuk kawasan Eropa Timur.

Di kawasan Eropa Timur sendiri, ketertarikan serta permintaan atas Esports sedang melejit. Otomatis ini menjadi kesempatan vendor laptop asal Taiwan itu melebarkan pangsa pasar gaming-nya.

Perlu diketahui Data GFK juga menyebutkan, di segmen gaming harga di bawah 15 juta, ASUS menguasai 46,4 persen pasar. Adapun di segmen harga di bawah 20 juta, posisi Asus sangat kuat dengan 70,2 persen, sedangkan di laptop gaming 20 juta ke atas, penguasaan pasarnya mencapai 72,5 persen.

Latest