Friday, November 22, 2019
Home News ZTE Operasikan Laboratorium Keamanan Terbaru di Jantung Eropa

ZTE Operasikan Laboratorium Keamanan Terbaru di Jantung Eropa

-

Jakarta, Selular.ID – Chief Security Officer ZTE, Zhong Hong menegaskan bahwa sebagai perusahaan jaringan yang telah beroperasi di banyak negara, pihaknya selalu berupaya mendengarkan sekaligus berupaya mengatasi kekhawatiran yang diajukan oleh industri dan publik tentang keamanan 5G.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Zhong, saat membuka laboratorium keamanan siber terbaru milik ZTE. Laboratorium yang dibuka pada Selasa (9/7) di Brussels, Belgia, serupa dengan fasilitas yang dioperasikan oleh ZTE di Nanjing, China dan Roma, Italia pada Mei 2019.

Berbicara pada pembukaan laboratorium tersebut, Zhong menegaskan kembali keinginan perusahaan untuk memperluas pijakannya di Eropa dan ambisi untuk “melangkah lebih jauh” menjadi lebih terbuka, transparan dan mudah diakses.

Upaya ini dilakukan untuk menepis kekhawatiran tentang vendor China dan keamanan peralatan mereka yang dikerap disebut-sebut rentan dengan praktek spionase.

Zhong menjelaskan perusahaan memilih Brussels secara khusus karena menganggap kota itu sebagai “jantung administratif dan politik Uni Eropa”, dengan lab yang dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas ke verifikasi keamanan produk, layanan, dan proses yang telah dikembangkan oleh ZTE.

“Tujuan dari pembangunan laboratorium keamanan siber adalah untuk memberikan pelanggan Eropa, regulator dan pemangku kepentingan lainnya dengan transparansi yang lebih besar dengan memverifikasi keamanan, berkomunikasi tentang keamanan dan bekerja sama untuk meningkatkan keamanan”, ujar Zhong.

Empat fungsi utama akan dijalankan dari laboratorium ZTE ini setiap hari, yaitu tinjauan kode sumber, tinjauan dokumen, pengujian kotak hitam, dan pengujian penetrasi.

Vendor jaringan yang berbasis di Shenzen itu, juga berencana untuk melakukan penelitian tambahan dengan perusahaan keamanan terkemuka untuk lebih lanjut melindungi sistem 5G, yang Zhong katakan merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang.

“Keamanan tidak dapat dilakukan oleh satu vendor tunggal atau operator telekomunikasi. Kita semua dihadapkan dengan tantangan keamanan di era 5G”, tandas Zhong.

Latest