Sunday, August 18, 2019
Home News Telco Ini Pertimbangan XL Lanjutkan Managed Service Dengan Huawei

Ini Pertimbangan XL Lanjutkan Managed Service Dengan Huawei

-

Jakarta, Selular.ID – Operator terbesar kedua di Indonesia XL Axiata memutuskan untuk melanjutkan kontrak managed service dengan raksasa penyedia jaringan asal China, Huawei Tech Investment.

Aksi korporasi itu, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman perpanjangan kontrak lima tahun di sela-sela berlangsungnya MWC 2019 di Barcelona, Spanyol (28/2/2109).

Kontrak tersebut menyebutkan bahwa Huawei akan menyediakan layanan pekerjaan dan pemeliharaan serta manajemen kinerja jaringan, selama periode 2019 – 2014.

Selain pengelolaan jaringan, nota kesepahaman juga meliputi transformasi managed services yang berfokus pada operasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang termutakhir serta peralatan berbasis teknologi pembelajaran mesin, menuju Operasi Jaringan Cerdas.

Menurut Mohamed Adlan, Direktur Keuangan XL Axiata, berbagai pertimbangan telah dikaji perusahaan sebelum keputusan managed services kembali dilanjutkan.

Pertimbangan utama adalah efisiensi dan produktifitas. Termasuk menyangkut harga, kualitas layanan, dan tantangan industri selular yang semakin kompleks di masa depan.

“Kontrak managed service yang dijalin selama tujuh tahun terakhir, telah menjadikan XL semakin fokus pada bisnis inti, yaitu penyediaan layanan”, Adlan, di sela-sela XL Media Gathering, di Banyuwangi (4/4/2019).

Dengan pembaruan kontrak, kami berharap keputusan tersebut bisa menjawab tantangan industri di masa depan, sekaligus mendapatkan jaminan kualitas jaringan yang sangat vital untuk menjamin kelangsungan bisnis XL, tambah Adlan.

Meski telah memutuskan perpanjangan kontrak, Adlan tidak merinci nilai dari managed service tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa, pelayanan yang diberikan selama ini oleh Huawei telah cukup teruji, hal-hal kritikal juga dapat dilalui, sehingga perusahaan dapat fokus sebagai penyedia jasa layanan (service provider).

Melongok ke belakang, kontrak managed service pertama antara XL dan Huawei ditandatangani pada 26 Januari 2012 oleh Dirut XL saat itu Hasnul Suhaimi. Kontrak telah berakhir pada awal 2019 lalu.

Dalam jangka waktu tujuh tahun masa kontrak, XL mengklaim dapat menghemat beban perusahaan baik capex maupun opex, hingga USD 150 juta atau sekitar Rp 1,35 triliun.

Kerja sama jangka panjang itu juga disertai pengalihan sekitar 1.200 karyawan XL menjadi karyawan Huawei Indonesia. Untuk program pengalihan karyawan sebanyak itu, XL harus merogoh kocek hingga Rp 200 miliar.

Latest