Jakarta, Selular.ID – Ericsson dipilih oleh XL Axiata untuk memodernisasi jaringan transportnya dengan router yang siap 5G selama tiga tahun ke depan di Indonesia.

Proyek transformasi IP Mobile Backhaul yang baru akan memperlihatkan implementasi perangkat keras, perangkat lunak, dan dukungan pelanggan dari Router 6000. 

Dengan modernisasi ini akan memungkinkan jaringan XL Axiata siap dalam menghadapi persyaratan 5G di masa depan dan mendukung peningkatan signifikan dalam jumlah perangkat yang terhubung dan lalu lintas data di jaringan.

BACA JUGA:
2018 Catat Kinerja Positif, Laba XL Axiata Tumbuh

Peluncuran ini akan dimulai pada kuartal dua tahun 2019 yang tentunya juga akan memperkuat kemitraan Ericsson dengan XL Axiata.

Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia, mengatakan jaringan transport harus sudah siap 5G supaya dapat berevolusi secara mulus menjadi jaringan 5G.

Sementara itu, Yessie D. Yosetya, Direktur, XL Axiata, mengatakan modernisasi jaringan ini dipercaya dapat meningkatkan kinerja kapasitas jaringan XL Axiata dan tentunya untuk senantiasa memberikan pengalaman pengguna yang baik bagi para pelanggan kami. Ini adalah salah satu inisiatif kami menuju era 5G.

BACA JUGA:
Q4-2018, Rugi Operasi Ericsson Lebih kecil dari yang Diperkirakan

Semua situs yang dipilih untuk dimodernisasi akan menggunakan Router 6000 yang dioptimalkan untuk konektivitas 10/1000G, throughput yang tinggi, latensi rendah dan buffering terbaik di kelasnya.

Dengan Router 6000, jaringan juga akan memiliki kemampuan IPsec untuk meningkatkan keamanan dan high accuracy internal clock guna menghasilkan kinerja terbaik. Dengan semua ini jaringan akan siap untuk 5G. 

BACA JUGA:
Operator Selular Khawatir dengan Belanja Modal 5G

Ericsson Router seri 6000 adalah portfolio IP transport yang terintegrasi dengan radio network untuk service provider, dengan kemampuan SDN yang dikelola oleh end-to-end management system yang sama. Sistem ini dapat memberikan konektivitas kinerja yang tinggi untuk aplikasi LTE, LTE-Advanced, dan 5G.