Friday, June 21, 2019
Home News Telco Pembangunan Jaringan 5G : Ini Syarat yang Diminta Merkel Kepada Huawei

Pembangunan Jaringan 5G : Ini Syarat yang Diminta Merkel Kepada Huawei

-

Jakarta, Selular.ID – Angela Merkel mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan jaminan dari Huawei Technologies, sebelum vendor itu dapat berpartisipasi dalam pembangunan jaringan 5G di Jerman.

Kanselir Jerman itu menegaskan bahwa Huawei tidak diperbolehkan menyerahkan data ke pemerintah China dengan alasan apa pun.

Merkel, dalam kunjungannya ke Jepang (5/2/2019), mengatakan bahwa karena masalah keamanan, penting untuk berbicara dengan pemerintah China sehingga “perusahaan tidak menyerahkan data ke negara”.

Dalam diskusi dengan mahasiswa di Universitas Keio, dia mengatakan bahwa isu keamanan sangat penting jika perusahaan ingin beroperasi di Jerman. Untuk kepentingan apa pun, pemerintah China tidak dapat mengakses semua data dalam produk-produk China, tambah Merkel.

Sejak setahun lalu, Huawei menghadapi pengawasan internasional atas hubungannya dengan pemerintah China dan kecurigaan bahwa Beijing dapat menggunakan teknologi Huawei untuk praktek memata-matai. Namun hal ini tegas dibantah perusahaan.

Meski mendapat tekanan dari AS, sejauh ini, pemerintah Jerman belum mencapai sikap bersama. Merkel belum memutuskan apakah akan mengikuti negara lain dalam mengeluarkan Huawei dari pasarnya dengan alasan keamanan nasional.

Sebelumnya, Washington meminta sekutunya itu untuk mengikuti kebijakan tegas terhadap Huawei.

Uniknya, majalah berita Der Spiegel melaporkan bahwa pengawas TI Jerman mengatakan pihaknya tidak melihat bukti bahwa Huawei dapat menggunakan peralatannya untuk memata-matai demi kepentingan Beijing.

Angela Markel memang tengah dalam posisi sulit. Pasalnya, kalangan industri di Jerman sejauh ini berseberangan dengan seruan boikot terhadap Huawei.

Tengok saja langkah yang diambil Deutsche Telekom (DT). Raksasa Jerman itu, telah mengumumkan kesepakatan dengan Huawei untuk jaringan 5G.

DT bersiap membangun jaringan 5G di sejumlah negara Eropa termasuk Polandia. Namun spekulasi politik karena tekanan AS, membuat DT belum memutuskan sikap resmi apakah perusahaan akan membangun 5G di negara sendiri.

DT sejauh ini berambisi menjadi operator 5G pertama di Eropa. Perusahaan menargetkan layanan 5G sudah bisa dinikmati pada akhir 2019.

Latest