Jakarta, Selular.ID – Twitter membukukan rapor merah selama bertahun-tahun, tetapi pada tahun 2018 akhirnya itu bisa berubah. Perusahaan mengumumkan hasil Q4 dan keseluruhan 2018 yang cukup mengesankan.

Selama 12 bulan terakhir, platform membukukan penghasilan total $1,2 miliar, yang selisih jauh dengan hasil 2017 yang merugi $108 juta.

Pendapatan total Twitter selama setahun adalah $3,042 miliar, di mana $909 juta-nya adalah hasil dari kuartal terakhir yang merupakan kenaikan 24% YoY.

Twitter juga mengungkapkan jumlah pengguna aktifnya. Pengguna yang membuka platform setidaknya sebulan sekali berjumlah 321 juta. Angka itu berkurang dari empat kuartal sebelumnya.

BACA JUGA:
Waspada, Hacker Bisa Bobol Akun Twitter dari Nomor Telepon

Ya, secara tahunan, pengguna menurun, tetapi pengguna harian yang dapat dimonetisasi bertumbuh, yang merupakan kabar baik bagi para investor.

Jumlah pengguna yang dimonetisasi adalah 126 juta, dimana 27 juta berasal dari Amerika Serikat. Jumlah itu terus meningkat baik secara triwulanan maupun tahunan.

Kembali ke laporan keuangan Twitter, rincian pendapatan Q4 mengungkapkan $791 juta berasal dari iklan. Ada juga pendapatan dari beberapa data lisensi yang menyumbang $118 juta.

BACA JUGA:
Kominfo Dapat Laporan Konten Negatif Terbanyak dari Twitter

Penghasilan selama periode liburan adalah $255 juta, yang hampir tiga kali lebih banyak dari apa yang dibuat Twitter antara Oktober dan Desember 2017.

Jack Dorsey, CEO Twitter, menyatakan selama 12 bulan terakhir perusahaannya telah membuktikan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan dan mengoptimalkan fitur bekerja.

Pada lembaruan terakhir, perusahaan memperkenalkan peralihan di aplikasi selularnya, di mana pengguna dapat mengubah feed antara Tweet Terbaru dan yang Tweet Relevan, yang disambut hangat pengguna.