Tuesday, June 25, 2019
Home Apps Hadang Gambar Sensitif, Instagram Gulirkan Fitur Sensitivity Screens

Hadang Gambar Sensitif, Instagram Gulirkan Fitur Sensitivity Screens

-

Jakarta, Selular.ID –Pengguna Instagram kerap menemukan foto-foto yang kurang pantas untuk dilihat, seperti pembunuhan, korban kecelakaan atau terlalu vulgar.

Untuk menangani masalah tersebut serta menjaga kenyamanan pengguna, belum lama ini Instagram, mengeluarkan fitur baru yakni sensitivity screens.

Dilaporkan The Guardian, fitur ini akan menyamarkan konten sensitif dengan efek blur.

Adam Mosseri, CEO Instagram menjelaskan, selain menutupnya dengan sensitivity screens, Instagram akan menghapus konten terkait dari pencarian, tagar, atau rekomendasi akun.

Mosseri berujar bahwa Instagram telah berupaya menghentikan penyebaran konten bunuh diri atau menyakiti diri sendiri, tapi tidak bisa menemukan konten tersebut dengan cepat.

Lewat fitur tersebut, nantinya konten baik itu foto maupun video yang dirasa bersifat sensitif akan di blur atau disamarkan dari penglihatan pengguna umum.

Nantinya fitur layar buram ini akan diterapkan di atas konten yang telah dilaporkan oleh pengguna atau disinyalir dapat mengganggu pengguna lain oleh anggota tim review Instagram. 

Berbeda dengan konten yang langsung dihapus, konten sensitif ini memang tidak melanggar peraturan Instagram. Jadi, untuk tetap mempertahankan konten namun membatasi dan memastikan kenyamanan para pengguna yang tidak menyukai konten tersebut, dibuatlah fitur blur ini.

Dalam keterangan tambahan, disampaikan bahwa konten sensitif tersebut antara lain bisa dalam bentuk foto yang dibagikan oleh grup pencinta hewan, dimana umumnya kita bisa melihat grup semacam ini membagikan banyak foto atau video yang berisi tentang kelakuan atau kondisi buruk dari hewan.

Selain itu dalam bentuk lain bisa juga foto yang bertujuan untuk menggugah kesadaran terkait isu kemanusiaan, bisa seperti foto kelaparan, korban perang atau lainnya.

Konten semacam ini memang sebenarnya ditujukan untuk sesuatu yang positif. Namun, seperti diketahui tidak semua orang merasa nyaman jika harus melihat konten semacam ini berseliweran di akun media sosialnya. Dan perubahan ini ditujukan agar nantinya pengguna tidak harus mendapat pengalaman mengejutkan atau konten yang tidak diinginkan dalam aplikasi Instagram.

Latest