Ahmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak di acara HUT Bukalapak ke 9
Ahmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak di acara HUT Bukalapak ke 9 (Donnie/Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Tepat berusia ke 9, Bukalapak terus berkomitmen dalam membantu para UKM untuk naik kelas. Ini terbukti dengan program Mitra Bukalapak yang memberdayakan warung UKM. Mitra Bukalapak memungkinkan para mitra warung menjual produk Bukalapak secara offline.

Hadir sejak 2017 lalu, hingga saat ini Mitra Bukalapak didukung oleh 500 ribu warung dan 700 ribu pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, Bukalapak telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna di seluruh penjuru tanah air.

BACA JUGA:
Bukalapak Ramaikan Harbolnas 2018 dengan Promo Tiada Ampun

“Dalam setahun terakhir, transaksi kami terus bertumbuh 3 kali lipat. Tiap harinya tercatat 12 juta kunjungan di website Bukalapak,” ujar Ahmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak disela acara HUT Bukalapak ke 9 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Disampaikan Zaky, tahun 2019 ini kita fokus di online dan offline.

“Untuk offline, kita terus kembangkan program Mitra Bukalapak. UKM seperti tukang gorengan dan sebagainya menjadi fokus program Mitra Bukalapak. Melalui program Mitra Bukalapak ini, kami harap Bukalapak bisa menjadi ekosistem UKM terbesar di Indonesia baik online maupun offline,” jelas pria berkacamata tersebut.

BACA JUGA:
Apple Turunkan Target Penjualan di Q1 2019

Tahun 2019 ini, dikatakan Zaky, Bukalapak akan mengalokasikan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membantu mitra warung Bukalapak untuk naik kelas. Sayangnya, Zaky tidak menyebutkan kapan waktu pasti dari investasi Rp 1 triliun tersebut.

“Melalui investasi ini, kita harap banyak warung yang bergabung. Program Mitra Bukalapak ini dilakukan secara offline karena sebagian masyarakat Indonesia belum menggunakan teknologi digital. Selain itu, jumlah UKM offline di Indonesia lebih besar,” tutup Zaky.