Jakarta, Selular.ID –Dilaporkan Newzoo, tahun 2016 lalu, Indonesia menempati posisi ke 16 di daftar negara dengan pasar game besar.

Dengan 43 juta gamer di Indonesia, total pendapatan yang didapatkan dari industri ini mencapai USD897 juta. Melihat potensi itu Mineski pun cukup gencar untuk genjot industri esport di Indonesia.

Sehingga tahun depan Mineski akan insvestasi Rp30 miliar.

BACA JUGA:
Gandeng Sejumlah Mitra, Mineski Mencoba Perkuat Industri Esport Lokal

‘Investasi yang Mineski kucurkan untuk event esport di Indonesia, besar harapan kami dari investasi untuk meningkatkan standar industri esport di Indonesia,”ujar Agustian Hwang, Country Manager MET Indonesia.

Agustian menuturkan, Mineski juga menjalin kemitraan dengan sejumlah mitra, seperti operator e-commerce dan perusahan ojek oline untuk menciptakan ekosistem esport yang tak terbatas.

BACA JUGA:
Gandeng Sejumlah Mitra, Mineski Mencoba Perkuat Industri Esport Lokal

“Dengan menggandeng mitra saat event, tentunya akan menghadirkan pengalaman terbaik bagi gamers dan esport enthusiasts di Indonesia,”tutur Agustian.

Agustian menambahkan, di Asia Tenggara, kiprah Mineski sudah menunjukan eksistensinya terhadap industri esport, dengan memberikan dukungan kepada tim gaming profesional untuk berkembang.

Hal itupun ditegaskan Agustian, akan diterapkan di Indonesia yang sdang berkembang. Sejauh ini Meneski memiliki tim esport di berbagai game. Seperti league of Legends, CS Go dan DOTA 2.