Jakarta, Selular.ID – Beberapa minggu yang lalu terungkap smartphone terbaru Huawei Mate 20 Pro akan menawarkan penyimpanan yang bisa diperluas. Alih-alih menyematkan microSD, ternyata Huawei telah mengembangkan kartu penyimpanan sendiri yang dijuluki “NanoSD”.

Seperti namanya, kartu berukuran sedikit lebih kecil dari kartu microSD yang konvensional. Bahkan, nanoSD dikabarkan berdimensi layaknya NanoSIM. Mereka juga akan menggunakan protokol Emmc 4.5 untuk kecepatan membaca hingga 90MB per detik.

Hanya saja, solusi eksklusif dan teknologi baru seperti ini, akan berbiaya lebih mahal daripada kartu microSD biasa. Lebih tepatnya, versi 128GB ditawarkan perusahaan dengan harga €49,99 di Eropa yang setara Rp880.000 dengan konversi rupiah saat ini.

BACA JUGA:
Jerman Putuskan Tak Melarang Huawei Dari Pembangunan Jaringan 5G

Sebagai referensi, kartu microSD 128GB dari perusahaan seperti SanDisk atau Samsung cenderung dibanderol Rp400.000-an, yang artinya, konsumen Huawei dipaksa merogoh kocek lebih dalam jika ingin memperluas penyimpanan internal perangkat baru mereka.

Senada dengan kartu memori yang dibanderol tinggi, perangkat premium Huawei juga akan dijual lebih mahal tahun ini. Huawei Mate 20 Pro dalam konfigurasi dasar 6GB/128GB akan dikenakan biaya £899 (Rp18 juta) di Inggris, £130 (Rp2,6 juta) lebih banyak daripada Huawei Mate 10 Pro tahun lalu.