Jakarta, Selular.ID – Setelah tiga bulan program akselerasi, GK-Plug and Play menggelar Expo Day untuk batch ketiga. Di sini, sebanyak tiga belas startup binaan GK-PnP diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil pencapaian mereka dan juga sebagai pembuka jalan kolaborasi mereka ke korporasi.

“Hari ini Plug and Play Expo Day sudah mencapai yang ketiga. Jadi dari tahun 207 kita mulai batch pertama dan sekarang sudah batch ketiga. Total startup yang kita bina berjumlah 36 startup,” kata Wesley Harjono, Managing Director GK-Plug and Play Indonesia, pada konferensi pers GK-PnP Expo Day 3.0 di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Wesley mengaku senang karena GK-PnP bisa menunjukkan progres dari ekosistem yang dibangun seperti signing ceremony antara startup dengan korporasi.

“Expo ketiga kita melihat banyaknya pertumbuhan ekosistem di Indonesia khususnya digital. Dari batch pertama kita ada 9 startup onboard dari ratusan yang apply. Lalu batch kedua ada 11 dan yang ketiga 13. Angka itu menunjukkan startup Indonesia makin berkualitas,” tutur Wesley.

Sama seperti batch sebelumnya, pada batch ketiga juga ada startup luar negeri yang dibina GK-PnP. Keberadaan startup luar negeri adalah untuk membangun ekosistem di Indonesia. Karena menurut Wesley, kalau dibandingkan dengan negara tetangga Singapur aja, startup Indonesia masih jauh ketinggalan, apalagi dibandingkan AS atau China.

“Karena pasar Indonesia sangat atraktif, banyak sekali startup yang mau masuk ke Indonesia. Dan saya melihat peluang untuk membantu startup internasional masuk ke pasar indonesia, membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ungkapnya.

Dan yang paling penting, lanjut Wesley, startup lokal bisa belajar dari pelaku startup terbaik dunia, serta kolaborasi.
Tujuan utamanya bukan untuk bersaing antara startup lokal dan internasional, melainkan kolaborasi.

“Bukan hanya di Indonesia, PnP mempunyai global network. Dan startup lokal bisa menggunakan network kita untuk utilisasi. Misalnya mau ekspansi ke Singapura atau negera yang ada kantor Plug and Play, itu bisa jadi landing pad bagi startup lokal berkespansi ke luar negeri. Jadi akselerator di luar itu terbuka untuk starrup lokal, sama seperti kita terbuka bagi startup luar yang sudah matang untuk masuk ke Indonesia,” paparnya.

Adapun tiga belas startup yang lulus pada GK-PnP batch ketiga ini terdiri dari sembilan stratup lokal dan empat startup luar negeri. Berikut sembilan startup dalam negeri:

  • Bahasa.ai
  • Bildeco
  • Circledoo
  • Gradana
  • HaloFina
  • Tekno
  • Mertani
  • Konsulife
  • TopKarir

Selain startup dalam negeri, starrup luar negeri yang masuk binaan GK-PnP adalah:

  • Ceres Imaging (AS)
  • Resync (Singapura)
  • YouSolar (AS)
  • Data Robot (AS)

Dengan kelulusan 13 startup di batch ketiga, GK-Plug and Play membuka pendaftaran bagi startup untuk batch keempat. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 6 November 2018.